• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Fawait Manfaatkan Pengajian Ibu-ibu untuk Sosialisasi Program Pemerintah

ditulis oleh Redaksi
26 October 2025 22:03
Durasi baca: 2 menit
Bupati Fawait saat mengisi giat Apel Sholawat Kebangsaan di Kecamatan Panti

Bupati Fawait saat mengisi giat Apel Sholawat Kebangsaan di Kecamatan Panti

Bacaini.ID, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan strategi unik dalam mengatasi berbagai persoalan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Lewat program Bunga Desaku, ia menjadikan kelompok pengajian ibu-ibu sebagai ujung tombak sosialisasi program pemerintah.

“Yang membuat NKRI kuat adalah peran ulama, santri, termasuk emak-emak pengajian,” ujar Gus Fawait usai Apel Kebangsaan Bunga Desaku Kecamatan Panti, Minggu (26/10/2025).

Pemkab Jember berkewajiban memakmurkan kelompok pengajian. Langkah ini bukan sekadar dukungan kegiatan keagamaan, tapi strategi efektif menyebarkan informasi program hingga akar rumput.

Salah satu fokus sosialisasi adalah program Universal Health Coverage (UHC) yang menargetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi di Jember. Program ini memungkinkan warga mendapat layanan kesehatan gratis.

“Kami minta tolong sampaikan ke tetangga, ke masyarakat sekitar untuk kontrol ke Puskesmas, kontrol ke RS, bahkan melahirkan di Puskesmas atau RS dengan harapan angka kematian ibu dan bayi bisa turun,” jelasnya.

Gus Fawait menyebut strategi ini punya “efek berganda”: meningkatkan religiusitas, mendoakan negara, hingga sosialisasi program kabupaten dan nasional.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional juga mendapat respons antusias dari jamaah pengajian.

Bunga Desaku juga membuka peluang pelaku UMKM memasarkan produk. Pasar murah turut dihadirkan untuk menstabilkan inflasi dan mencegah lonjakan harga di Jember.

Bupati menegaskan kepada jajarannya bahwa Bunga Desaku bukan sekadar seremonial.

“Bunga Desaku harus jadi program yang menghasilkan kebijakan dengan efek berganda, bukan cuma satu,” tegasnya.

Gus Fawait berkomitmen turun langsung ke masyarakat. Ia berencana bertemu RT, RW, dan kepala desa untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga.

Ia juga menyinggung pentingnya pemerataan, bukan hanya pendapatan tapi juga hiburan. Pesta kampung digelar untuk menghibur masyarakat desa, sebagaimana warga kota juga dapat akses hiburan.

“Masyarakat Jember bukan cuma kota tapi juga desa. Ada yang senang selawatan, ada yang senang pesta kampung, kita berikan akses yang sama,” pungkasnya.

Penulis             : Mega

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pantai Serang Blitar yang dikaitkan dengan laku spiritual Soeprijadi

Kebiasaan Ganjil Soeprijadi di Pantai Serang Blitar, Bertapa di Laut Selatan hingga Tantang Mitos Ratu Kidul

Wali Kota London Sadiq Khan menyalakan lampu Ramadan di kawasan West End

London Sambut Ramadan 2026, 30 Ribu Lampu LED Hiasi West End

Polisi Blitar bagi cokelat kepada pengendara saat Valentine

Bikin Kaget! Dikira Razia, Pengendara di Kota Blitar Justru Dapat Cokelat dari Polisi

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In