Bacaini.ID, KEDIRI — Air kelapa muda atau degan bisa menjadi takjil berbuka puasa. Terutama bagi mereka yang punya riwayat diabetes, air kelapa lebih dianjurkan ketimbang makanan dan minuman manis.
Air kelapa yang segar dan alami dianggap lebih sehat. Tidak sedikit yang menyebut sebagai takjil paling baik untuk membatalkan puasa. Secara ilmiah memiliki komposisi yang mendukung pemulihan tubuh setelah berpuasa selama 12–14 jam.
Cairan air degan mengandung elektrolit alami seperti kalium, natrium, magnesium, dan kalsium yang membantu mengganti cairan dan mineral yang hilang selama berpuasa.
Baca Juga:
- Buka Puasa Perdana dengan Takjil Sirsak, Ini Cara Mengolahnya
- Tips Buka Puasa Sehat ala Zaidul Akbar Agar Fit Selama Ramadhan
Menurut data United States Department of Agriculture (USDA), dalam satu cangkir (sekitar 240 ml) air kelapa terdapat sekitar 600 mg kalium, jumlah yang cukup signifikan untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.
Kalium berperan penting dalam mengatur tekanan darah dan mencegah kram otot setelah tubuh mengalami dehidrasi ringan.
Mengapa Air Kelapa Cocok untuk Buka Puasa?
Selama puasa, kadar gula darah menurun dan tubuh kehilangan cairan melalui aktivitas harian. Sementara air kelapa mengandung gula alami dalam bentuk glukosa dan fruktosa dalam jumlah moderat.
Sehingga dapat membantu menaikkan kadar gula darah secara bertahap tanpa lonjakan drastis seperti minuman bersirup tinggi gula.
Selain itu, air kelapa memiliki osmolaritas yang mendekati cairan tubuh manusia. Inilah sebabnya air kelapa sering disebut sebagai ‘minuman isotonik alami’.
Beberapa penelitian dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa air kelapa efektif untuk rehidrasi setelah aktivitas fisik ringan hingga sedang.
Kandungan antioksidan di dalamnya juga membantu melawan stres oksidatif yang dapat meningkat ketika tubuh mengalami kekurangan cairan.
Manfaat Kesehatan Air Kelapa Muda
Selain membantu rehidrasi, air kelapa muda memiliki sejumlah manfaat lain.
• Membantu menjaga tekanan darah karena kandungan kalium tinggi
• Mendukung kesehatan jantung
• Membantu pencernaan lebih nyaman saat berbuka
• Berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah (dalam jumlah wajar)
Namun demikian, konsumsi tetap perlu dibatasi, terutama bagi penderita gangguan ginjal atau yang harus membatasi asupan kalium.
Perbedaan Air Kelapa Muda dan Tua
Yang harus diketahui, tidak semua air kelapa memiliki komposisi yang sama. Air kelapa muda umumnya lebih jernih, rasanya ringan dan sedikit manis alami. Kandungan elektrolitnya lebih optimal dan teksturnya lebih segar.
Sementara itu, air dari kelapa yang lebih tua biasanya kandungan elektrolitnya lebih sedikit, rasanya cenderung lebih hambar atau sedikit asam, serta kandungan gulanya bisa berubah karena proses pematangan.
Untuk berbuka puasa, air kelapa muda lebih direkomendasikan karena kandungan nutrisinya masih segar dan belum mengalami banyak perubahan komposisi.
Tips Menyimpan Air Kelapa Agar Tetap Segar
Air kelapa segar sebaiknya langsung diminum setelah dibuka. Namun jika ingin menyimpannya sebaiknya lakukan hal berikut ini.
• Simpan dalam wadah tertutup rapat.
• Masukkan ke dalam kulkas dengan suhu 4°C atau lebih rendah.
• Konsumsi dalam waktu 24–48 jam untuk menjaga kualitas rasa dan nutrisinya.
Paparan udara dapat mempercepat proses fermentasi alami sehingga rasa menjadi asam dan kualitasnya menurun.
Secara umum, air kelapa muda memang pilihan takjil yang lebih sehat dibanding minuman tinggi gula tambahan. Ia membantu rehidrasi, mengembalikan elektrolit, dan memberi energi secara alami.
Meski begitu, tetap konsumsi dalam jumlah wajar dan seimbangkan dengan asupan makanan bergizi saat berbuka.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





