Bacaini.ID, KEDIRI — Video bocah kecil main biliar sambil menyeret kardus sempat viral di media sosial. Kini, siapa sangka aksi menggemaskan itu membawa Fajar Alamri menjadi peserta termuda di turnamen biliar internasional dan dipuji legenda dunia.
Video anak kecil bermain biliar secara profesional itu telah mencuri perhatian warganet. Selain jago, aksinya menyeret kardus ke sana-sini untuk pijakan kaki saat menyodok bola terlihat menggemaskan.
Baca Juga:
- Rayyan Dhika, Anak Tari Jalur Tuah Riau Yang Mendunia, Putra Nasabah PNM Mekaar
- Pacu Jalur Riau telah Mendunia, Ini Sejarah dan Puncak Festivalnya
- Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya
Kini, aksi Fajar Alamri kembali viral dan menjadi sorotan internasional karena prestasinya sebagai pemain termuda dalam turnamen biliar internasional Carabao International Open (CIO) 2026.
Turnamen biliar terbesar dan paling bergengsi di Asia ini diikuti oleh 341 peserta dari 31 negara, yang diselenggarakan di Jakarta pada 4-8 Februari 2026 lalu.
Fajar Alamri, Pebiliar Cilik Ukir Prestasi Asal Tolitoli
Lahir di Tolitoli, Sulawesi Tengah pada 25 Oktober 2020, Fajar Alamri saat ini bersekolah di PAUD Veteran 5 Tolitoli.
Di usia yang masih 5 tahun lebih 4 bulan, Fajar Alamri menjadi sorotan internasional dengan bakat main biliarnya yang sangat terang.
Fajar merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dan merupakan satu-satunya anak laki-laki di keluarganya.
Ayahnya, Jafar Alamri, dikenal sebagai atlit biliar senior di daerahnya dan merupakan pelatih utama bagi Fajar. Hidup di lingkungan pemain biliar, ketertarikan Fajar pada biliar telah terlihat sejak usia 3 tahun.
Awalnya, ia seringkali memanjat meja biliar untuk mencoba membidik bola. Bidikan yang lurus oleh balita seusia Fajar waktu itu menarik perhatian orang-orang dewasa di sekitarnya, terutama ayahnya yang mulai melihat bakat alami Fajar.
Namun, latihan intensif bermain biliar dilakukan oleh Fajar sekitar pertengahan tahun 2025 di bawah bimbingan langsung sang ayah.
Ciri khas Fajar saat bermain biliar adalah aktivitas sodok bolanya yang tak lepas dari papan pijakan khusus agar ia dapat mencapai tinggi meja.
Dalam video viral Fajar pertama kali terlihat pijakan kaki Fajar berlapis kardus yang dapat ia seret dengan mudah mengikuti langkah kakinya menentukan posisi sebelum memukul bola.
Prestasi dan Sorotan Internasional
Fajar Alamri menjadi peserta termuda dalam ajang Carabao International Open (CIO) 2026. Kabarnya, ia secara langsung diundang oleh penyelenggara turnamen karena bakatnya yang luar biasa.
Di turnamen tersebut, ia langsung berlaga di babak utama (Stage 2). Meski akhirnya gugur di pertandingan pertama karena sistem eliminasi tunggal, penampilannya mendapat pujian luas.
Bahkan, kemampuannya memukau legenda biliar dunia asal Filipina, Efren Reyes dan Django Bustamante. Reyes menyebut Fajar memiliki potensi besar dan pukulan yang sudah bagus untuk anak seusianya.
Fajar kini diangkat menjadi bagian dari Tim Carabao dan diproyeksikan untuk mendapatkan pembinaan serta latihan khusus dari pelatih profesional agar bisa menjadi atlet biliar papan atas di masa depan.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





