• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

DLH Kabupaten Kediri Ajak Pemerintah Tingkat Desa Buat TP3R

ditulis oleh
22 September 2020 15:02
Durasi baca: 2 menit
Towil Umur, Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kebersihan dan Pengelolaan DLH Kabupaten Kediri

Towil Umur, Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kebersihan dan Pengelolaan DLH Kabupaten Kediri

KEDIRI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri mengajak Pemerintah Desa membuat Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Program TPS3R mengacu kebijakan Pemerintah dalam hal pengelolaan sampah 100 Persen pada tahun 2025, terdiri dari 70 Persen penanganan dan 30 Persen pengurangan.

Towil Umur, Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kebersihan dan Pengelolaan DLH Kabupaten Kediri mengatakan, untuk mengejar target 30 Persen tersebut nantinya akan melibatkan banyak unsur, seperti Bank Sampah dan TPS3R.

“Yang paling berpotensi dalam hal pengurangan sampah di tingkat desa adalah TPS3R, karena di skala desa akan dikelola secara total, serta akan membentuk pelayanan manajemen yang baik kepada warga untuk mengatasi masalah sampah,” katanya.

Desa yang akan melakukan pengambilan sampah di rumah warga, selanjutnya ditempatkan di pengelolaan sampah yang disebut TPS3R dan di pengolahan tersebut akan ada pemilahan dan pengomposan sampah.

“Harapan kami untuk Desa, minta tolong untuk sampah harap dikelola dan penanganan lanjutannya. Untuk Residu nanti Kami yang tangani di angkut secara gratis. Jadi setelah dipilah, kan pasti ada residu yang tidak bisa di olah. Seperti Pampers dan sebagainya. Jadi tanggung jawabnya jelas, desa ada pengurangan dan pemerintah untuk melakukan penanganan,” jelasnya.

Towil juga menyebut, untuk persyaratan tidak serta merta melakukan pembangunan TPS3R, namun prosesnya akan diberi wawasan terkait pengolahan sampah, selanjutnya akan ada pendampingan dan Bimtek.

”Sebab untuk TPS3R itu kesiapannya lahan harus tersedia dari Desa, kesiapan dari masyarakat untuk membayar iuran, serta di dalam pengelolaannya di situ juga ada Peraturan Desa (Perdes). Sehingga dalam pengelolaan sampah tersebut Legal. Dalam arti misalnya iuran kalau tidak ada Perdes, nanti dikira ada Pungli dan sebagainya. Serta Lembaga pengelolaannya juga harus dilegalkan oleh Kemenkumham, tujuannya adalah ketika nanti Pemerintah dalam mendukung dapat memberi bantuan,” ungkapnya.

Menurut Towil saat ini di Kabupaten Kediri sudah berdiri 4 tempat TPS3R, yakni di Desa Tulungrejo, Paron, Wates, dan Kandangan yang masih dalam proses pembangunan, dari pembangunan tersebut telah mendapat bantuan dari Kementrian PUPR.

Sebagai informasi, untuk anggaran dana pembangunan selain bersumber dari dana APBN, juga dapat dilakukan dengan Dana APBD, Dana Desa, maupun Dana CSR. (Advertorial)

 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Info KediriKabar Kedirikabupaten kediriKediripemkab kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ritual sakral Imlek Tuan Yuan Fan di meja bundar keluarga Tionghoa

Ritual Sakral Imlek yang Bikin Haru: Ada Kursi Kosong untuk Leluhur dan Ikan yang Tak Boleh Dihabiskan

Mahasiswa menuntut pembebasan aktivis yang ditangkap polisi. Foto: IG @mahasiswabergerak

Tiga Serikat Buruh Dukung Positioning Polri, Melawan Sejarah?!

Pantai Serang Blitar yang dikaitkan dengan laku spiritual Soeprijadi

Kebiasaan Ganjil Soeprijadi di Pantai Serang Blitar, Bertapa di Laut Selatan hingga Tantang Mitos Ratu Kidul

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In