Bacaini.id, SURABAYA – Ditreskrimum Polda Jatim berhasil menangkap pelaku penendang sesajen makanan di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru. Diketahui, identitas pelaku atas nama Hadfana Firdaus (HF), seorang pria asal Nusa Tenggara Barat.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan bahwa pria tersebut berhasil ditangkap di wilayah Bantul, Yogyakarta, pada Kamis malam, 13 Januari 2022. Kini, pelaku sudah dibawa ke Mapolda Jatim untuk diperiksa.
”Saudara HF telah diamankan, saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan,” ungkap Kombes Pol Gatot, Jumat, 14 Januari 2022.
Menurut Kabid Humas, dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui apa yang dilakukannya murni spontanitas karena keyakinan dan pemahaman yang dia miliki. HF meminta rekannya untuk merekam aksinya yang menggegerkan warganet itu menggunakan ponsel miliknya sendiri.
Ketika kembali pulang ke rumahnya di daerah Bantul, Yogyakarta, pelaku kemudian mengunggah video rekaman itu ke grup WhatsApp dan akhirnya viral hingga menuai sorotan keras dari banyak pihak.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman video saat pelaku melakukan aksinya, satu unit HP milik pelaku juga bukti sesajen makanan yang ditendangnya.
“Saat ini yang bersangkutan bersama dengan barang bukti sudah kami amankan ditetapkan sebagai tersangka akibat perbuatannya yang melanggar 156 dan 158 KUHP tentang ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suatu golongan dengan ancaman hukuman 4 tahun,” jelas Kombes Pol Gatot.
Usai diamankan pihak kepolisian, pelaku penendang sesajen di Gunung Semeru ini meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat.
“Untuk rakyat Indonesia yang saya cintai, kiranya apa yang kami lakukan dalam video itu dapat menyinggung perasaan saudara kami mohon maaf sedalam dalamnya,” ucap tersangka meminta maaf kepada publik.
Seperti diketahui, dalam video yang beredar di media sosial tampak seorang pria mengeluarkan kata-kata penistaan terhadap tradisi sesajen yang lazim dilakukan masyarakat Jawa, terlepas apapun agamanya.
Tak hanya itu, pria ini lantas membuang dan menendang sesajen makanan tersebut. Aksi ini dilakukan di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang.
“Jarang sekali disadari bahwa inilah yang mengundang murka Allah hingga menurunkan adzabnya,” kata lelaki dalam video tersebut.
Penulis: A.Ulul
Editor: Novira