• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Didi Kempot Jadi Logo Google Indonesia

ditulis oleh
26 February 2023 10:26
Durasi baca: 2 menit
Didi Kempot menjadi logo Google. Foto: tangkapan layar

Didi Kempot menjadi logo Google. Foto: tangkapan layar

Bacaini.id, KEDIRI – Google Indonesia menampilkan ikon maestro campur sari Indonesia Didi Kempot pada Google Doodle edisi Minggu, 26 Februari 2023. Didi Kempot dianggap sukses mengubah landscape industri musik tanah air yang sebelumnya kurang memberi ruang musik campursari.

Communication Manager Google Indonesia, Felliciana Wienathan mengatakan pemilihan sosok Didi Kempot sebagai Google Doodle hari ini merupakan upaya untuk terus menghidupkan semangatnya dalam dunia musik Indonesia. Didi Kempot merupakan sosok penyanyi sekaligus pencipta lagu yang produktif pada masa karirnya.

“Didi Kempot adalah satu sosok yang semangatnya harus terus kita hidupkan,” katanya dilansir dari Mojok.co.

Didi Kempot lahir di Surakarta pada 31 Desember 1966 dengan nama asli Didik Prasetyo. Dia merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Hadi Wiranto. Selain Didi Kempot, anak Hadi Wiranto yang sukses adalah pelawak senior Srimulat, Mamiek Prakoso. Didi Kempot adalah adik kandung Mamiek Prakoso.

Lirik dan lagu mendayu tentang percintaan yang kandas menjadi trade merk Didi Kempot. Entah kenapa Didi Kempot jarang menulis lagu yang happy ending.

Uniknya, lagu yang dikemas dalam genre campursari itu bisa menembus selera musik anak muda. Di tangan Didi Kempot, lagu campursari tak lagi kampungan. Lagunya berkumandang mulai warung kopi hingga café modern. Dipersatukan oleh pengalaman cinta yang pahit dan getir.

Perjalanan karir

Didi Kempot memulai karier pada 1984 sebagai musisi jalanan. Dengan alat musik ukulele dan kendhang, Didi Kempot mengamen di kota kelahirannya, Surakarta selama tiga tahun.

Pada 1987 Didi Kempot memutuskan merantau ke Jakarta. Dia mengamen bersama teman-temannya di daerah Slipi, Palmerah, Cakung, dan Senin. Dari sana terbentuk komunitas “Kelompok Pengamen Trotoar” yang disingkat menjadi Kempot.

Karya pertamanya yang berhasil masuk dapur rekaman di bawah label Musica Studio berjudul Cidro. Lagu itu bertema kisah asmaranya yang kandas karena ditolak orang tua sang gadis. Liriknya yang menyayat hati mampu memikat pendengar musik tanah air, dan menjadi lagu jagoan di album yang diterbitkan pada tahun 1989.

Sejak itulah Didi Kempot mulai produktif menulis lagu bertema patah hati.

Penulis: Hari Tri Wasono

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: campursarididi kempotgoogle doodle
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In