• Login
Bacaini.id
Tuesday, June 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit Terpantau Rp 90.000

ditulis oleh
23 February 2021 09:46
Durasi baca: 2 menit
Foto Cabai (Unsplash)

Foto Cabai (Unsplash)

Bacaini.id, KEDIRI – Harga komoditas cabai rawit di Pasar Setono Betek Kota Kediri terpantau masih tinggi. Berdasarkan data dari Siskaperbapo.com hari ini harga cabai berkisar Rp 90.000 per kilogram.

Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, harga cabai ini mengalami penurunan. Pada hari sebelumnya komoditas cabai di kisaran Rp 100.000 per kilogram.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri Anik Sumartini mengatakan, pihaknya telah memantau pergerakan harga tersebut.

Dia mengatakan, biasanya harga tinggi ini tidak berlangsung lama, dan diperkirakan akan normal dalam waktu dekat. “Memang harganya sudah termasuk tinggi, tetapi sebelumnya sudah sampai Rp 100.000,” katanya kepada Bacaini.id,

Terkait penyebab kenaikan ini, Anik mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun biasanya jika harga terlampau tinggi disebabkan permintaan pasar yang besar. Atau kondisi cuaca yang buruk untuk pertanian cabai.

Anik juga mengatakan, Disperdagin bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan segera melakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) untuk melihat apakah harga tersebut bertahan di angka tinggi atau tidak. “Jika tetap tinggi, akan kita cari penyebabnya dan akan kita cari solusinya,” katanya.

Sama halnya dengan Kota Kediri, harga cabai di Kabupaten Kediri juga terpantau di harga Rp 90.000. Harga ini naik Rp 5.000 dari harga sebelumnya yakni Rp 85.000.

Pelaksana Tugas, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih mengatakan, kenaikan ini disebabkan lantaran berkurangnya produksi cabai di petani karena adanya hama yang menyerang.

“Intinya di Kediri ini sudah melewati masa panen raya, dan permintaan di luar daerah juga sangat tinggi. Ditambah adanya banjir, dari daerah tidak bisa mensuplai,” tutupnya.(Karebet)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Harga Cabai rawit
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas KPK mengumumkan penahanan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan dengan kerugian negara Rp35,7 miliar

KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Ilustrasi love scamming

Mengenal Love Scamming, Modus Penipuan Daring Yang Sedang Viral

Salah satu pedagang sembako dan bumbu dapur di Pasar Besar Pare. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Harga Sembako di Jawa Timur Naik Turun, Pemerintah Dituntut Intervensi

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In