• Login
Bacaini.id
Monday, May 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Covid Meningkat, Pemkab Kediri Waspadai Klaster Pilkada

ditulis oleh
11 December 2020 16:37
Durasi baca: 2 menit
Pemakaman pasien reaktif Corona di Ngletih. Foto Humas

Pemakaman pasien reaktif Corona di Ngletih. Foto Humas

KEDIRI – Angka positif Covid 19 di Kabupaten Kediri meningkat tajam. Dalam dua hari terakhir terjadi penambahan di atas 100 kasus.

Juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib mengatakan penambahan kasus Covid 19 dalam dua hari terakhir sangat tinggi. Tanggal 9 Desember 2020 tercatat 55 kasus baru dan 34 kesembuhan. Esoknya tanggal 10 Desember 2020 muncul 54 kasus baru dengan 34 kesembuhan. “Dua hari kemarin penambahannya cukup tinggi,” kata Ahmad Khotib kepada Bacaini.id, Jumat 11 Desember 2020.

Namun demikian Gugus Tugas belum menemukan penambahan kasus baru dari dampak pelaksanaan pilkada 9 Desember 2020 kemarin. Menurut dia, kemungkinan kasus dari pelaksanaan pilkada tak terlalu besar. Sebab sebelum pilkada, para penyelenggara sudah melakukan cek kesehatan termasuk rapid tes.

baca ini Metode Penyembuhan Covid Dengan Plasma Darah Diragukan

Saat melakukan rapid, memang beberapa ditemukan reaktif hingga positif secara acak dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hingga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Mereka yang terpapar dipastikan tidak ditugaskan dan diganti orang lain.

Selanjutnya mereka yang reaktif diwajibkan melakukan tes Swab. Sambil menunggu hasil tes, mereka dihimbau untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Sejauh ini efek dari Pilkada belum ada, semoga tidak ada klaster Pilkada,” tambah Ahmad.

Lebih jauh Ahmad mengatakan walaupun sudah delapan bulan lebih bekerja keras melawan virus mematikan, potensi ancaman masih terus berlangsung. Ahmad meminta masyarakat untuk berkontribusi dalam menekan penyebaran virus Corona dengan menjaga kepatuhan penerapan protokol kesehatan.

Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi menjelaskan klaster yang ada saat ini masih dikatakan random. Klaster paling dominan adalah pabrik rokok Margantara Tulungagung yang saat ini diisolasi di Rumah Sakit Kabupaten Kediri, RSHVA, dan RSUD SLG.

Untuk pasien dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG ) menjalani isolasi di Wisma Atlet, SD Pelem 3 Pare dan rumah singgah Kecamatan Grogol yang seluruhnya memiliki 100 bed isolasi. “Alhamdulillah untuk isolasi masih siap dan tersedia seratus di tiga tempat tersebut,” ucap Slamet.

Sebagai antisipasi adanya klaster Pilkada, Slamet telah mempersiapkan penambahan ruang isolasi. Penambahan dilakukan di kantor lama Dinas Pertanian di depan Convention Hall Simpang Lima Gumul, dengan kapasitas 75 bed. Ruang ini diperkirakan siap dipakai mulai minggu depan.

Selain menambah kapasitas untuk isolasi, gugus tugas Covid 19 Kabupaten Kediri juga merencanakan tambahan tenaga medis. Menurut Slamet, pemetaan untuk tenaga medis sudah dilakukan. Hal tersebut dilakukan dengan mengundang beberapa Perguruan Tinggi yang terkait dengan kesehatan untuk mempersiapkan tenaga medis. “Kami sudah back up sekitar 50 sampai 100 orang, tentunya dengan pelatihan khusus. Sehingga ketika dibutuhkan, bisa langsung direkrut,” terangnya.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: covid 19kabupaten kediripilkada kabupaten kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi teror pocong. Foto: bacaini by AI

Teror Pocong, Hoaks yang Menjadi Modus Kriminal

Kepiting berjalan menyamping di pasir pantai sebagai hasil evolusi sejak Periode Jura Awal

Terjawab Mengapa Kepiting Berjalan Menyamping

Ilustrasi pelabuhan kuno Barus di pesisir Sumatra dengan perdagangan kapur barus pada masa dunia kuno

Jejak Kapur Barus dari Sumatra yang Diburu Dunia Kuno, Nama Barus Tercatat 1.800 Tahun Lalu

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In