• Login
Bacaini.id
Friday, February 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cerita Soekarno Memeluk dan Menghabisi Musso, Gembong PKI Asal Kediri

ditulis oleh Editor
1 September 2024 05:00
Durasi baca: 3 menit
Pilih Pemerintahan Soekarno-Hatta atau Musso-Amir, Sebuah Sejarah Kelam Indonesia (foto/ist)

Pilih Pemerintahan Soekarno-Hatta atau Musso-Amir, Sebuah Sejarah Kelam Indonesia (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Munawar Muso atau dikenal dengan Muso atau Musso adalah salah satu gembong Partai Komunis Indonesia (PKI) yang berhasil selamat dari pemberontakan 1926.

Lahir di Pagu Kabupaten Kediri tahun 1897 yang secara geografis tidak jauh dari Blitar, Musso bukan orang baru bagi Soekarno atau Bung Karno. Keduanya  sama-sama pernah “nyantri’ di tempat H.O.S Tjokroaminoto di Surabaya.

Musso diketahui lebih dulu aktif di Sarekat Islam (SI) bersama Semaun, sementara Soekarno masih pelajar. Tak heran, saat Musso muncul pada 13 Agustus 1948, Soekarno merasa terharu.

Kangen-kangenan itu berlangsung di ruangan Soekarno yang telah jadi Presiden Republik Indonesia. Keduanya berpelukan erat sebagai kawan lama yang lama tidak bersua.

“Bung Karno memeluk Musso dan Musso memeluk Soekarno. Mata berlinang. Kegembiraan ketika itu rupanya tidak dapat mereka keluarkan dengan kata-kata,” demikian dikutip dari buku Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan (1997).

Berpuluh tahun Soekarno dan Musso tidak bertemu. Sejak pemberontakan PKI 1926 gagal, Muso dikabarkan kabur ke Moskow Uni Soviet, dan sejak itu tidak ada kabarnya.

Begitu juga dengan Semaun, Ketua PKI angkatan pertama, juga tidak jelas rimbanya. Pertemuan Soekarno dan Musso sejak Indonesia merdeka adalah yang pertama kalinya.

Dengan roman muka gembira, keduanya tidak heran hanya saling menatapi satu sama lain. Musso diketahui tiba di Indonesia pada tanggal 11 Agustus 1948.

Tokoh PKI asal Kediri itu memakai nama Soeparto, menyamar sebagai sekretaris Soeripno, duta besar Indonesia untuk Eropa Timur.

Kehadirannya sempat menimbulkan kecurigaan banyak pihak, namun dua hari kemudian siapa sekretaris Soeripno yang misterius itu, terungkap.

“Lho, kok masih awet muda?,” tanya Soekarno membuka percakapan.

“O, ya. Tentu saja. Ini memang  semangat Moskow, semangat Moskow selamanya muda,” jawab Musso.

Di ruangan itu Musso hendak duduk di kursi yang berjarak dengan Soekarno, tapi Bung Karno memintanya duduk di dekatnya. Bung Karno di depan Soeripno cerita banyak hal tentang Musso dengan nada bangga.

“Musso ini dari dulu memang jago. Ia yang paling suka berkelahi. Ia memang jago pencak. Juga orang yang suka main musik. Kalau pidato ia akan nyincing lengan bajunya”.

Sebelum pertemuan berakhir, Bung Karno meminta Musso untuk membantu memperkuat negara, melancarkan revolusi di republik yang masih berumur 3 tahun.

Musso menjawab dengan kalimat pendek. “Itu memang kewajiban saya. Ik kom hier om orde te schepen (saya kemari untuk membereskan),” kata Musso.

Sayang, kangen-kangenan kawan lama yang lama tak bersua itu berakhir dengan pertikaian. Pada 18 September 1948 atau 37 hari pasca pertemuan, Soekarno dan Musso berhadap-hadapan sebagai lawan.

Musso dalam peristiwa Pemberontakan Madiun 1948, berpidato tentang quisling-quisling dan penjual romusha yang dilakukan Soekarno-Hatta.

Soekarno tidak mau kalah. Ia balas dengan pidato: pilih Soekarno-Hatta atau Musso-Amir Sjarifuddin. Musso kalah. Pemerintahan Soekarno dalam waktu singkat berhasil memadamkan pemberontakan Madiun 1948.

Musso tewas dengan cara yang mengenaskan. Tentara republik menembaknya di Ponorogo Jawa Timur, membakar jasadnya dan dipertontonkan di depan rakyat sebagai pengkhianat bangsa dan negara. Begitulah revolusi, memangsa darah dagingnya sendiri.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bung karnoMusomusso tokoh PKIpemberontakan PKI Madiunseptembersoekarno
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pendamping hukum Revolutionary Law Firm menyampaikan ultimatum kepada Perhutani dalam audiensi soal hak kelola hutan di Blitar

Bukan Forum Basa-basi! Warga Blitar Kepung Perhutani, Ultimatum Soal Hak Kelola KHDPK

Penukaran uang baru Lebaran 2026 di layanan BI

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftar Online

Perempuan di Trenggalek melaporkan mertuanya ke polisi atas dugaan penganiayaan

Viral Menantu Polisikan Mertua di Trenggalek, Korban Minta Kasus Tetap Diproses Hukum

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In