• Login
Bacaini.id
Thursday, February 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cegah Perundungan, Pemkot Kediri Sosialisasikan Sekolah Ramah Anak Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

ditulis oleh
16 July 2024 19:25
Durasi baca: 2 menit
Cegah Perundungan, Pemkot Kediri Sosialisasikan Sekolah Ramah Anak Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Cegah Perundungan, Pemkot Kediri Sosialisasikan Sekolah Ramah Anak Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Maraknya kasus perundungan yang terjadi belakangan ini menginisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri untuk menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak, Selasa (16/7).

Kegiatan yang disisipkan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) di Aula MtsN 1 Kediri ini dibuka langsung oleh Kepala DP3AP2KB Arief Cholisudin Yuswanto. Disampaikannya, sosialisasi yang diikuti 300 peserta didik baru ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi pencegahan kasus perundungan di sekolah agar tercipta situasi yang kondusif, aman dan ramah anak. Hal ini diamanatkan pula dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.

“Sosialisasi ini merupakan program wajib dari pemerintah, dimana kegiatan MPLS harus diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif. Untuk itu kita sampaikan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasaan di lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) agar nantinya terwujud sekolah yang ramah anak dan nyaman bagi peserta didik,” terangnya.

Sekolah harus dapat menjamin perlindungan anak dari semua bentuk kekerasan dan perundungan. Untuk itu melalui sosialisasi yang disampaikan, Cholis ingin memberikan pengertian kepada anak-anak untuk saling menyayangi, mendukung, membantu, dan menghindari hal-hal yang bersifat perundungan kepada siapapun khususnya teman sebaya. Lebih lanjut Cholis mengatakan Perundungan  merupakan tingkah laku yang tidak menyenangkan dari seseorang baik berupa verbal, fisik ataupun sosial yang dilakukan di dunia nyata dan maya yang dilakukan perseorangan maupun kelompok. “Ketika melakukan pelanggaran pasti ada konsekuensinya, itu yang kita ingin ingatkan kepada semua anak agar tidak sampai terjadi. Kalian harus menjadi pribadi yang baik, menghindari perundungan pada teman dan harus berani melaporkan ketika menerima perundungan agar tidak ada korban,” himbaunya.

Dengan demikian, jika hal tersebut dapat dilakukan oleh semua satuan pendidikan maka dapat mewujudkan sekolah ramah anak di Kota Kediri. “Sekolah ramah anak ialah sekolah yang bisa memberikan lingkungan yang nyaman, aman, asri bagi tumbuh kembang anak serta mendukung anak menjadi pribadi yang merasa terlindungi. “Mari kita semua berkolaborasi untuk mewujudkan sekolah ramah anak yang bersih, aman, ramah, indah, inklusif, sehat, asri, dan nyaman,” imbuhnya.

Ditemui di kesempatan yang sama, Plt Kepala MTsN 1 Kota Kediri Khoiru Ni’am mengaku senang dan berterima kasih atas terselenggaranya sosialisasi tersebut. Ia berharap, apa yang sudah disampaikan dapat bermanfaat dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar ke depan.

Sebagai langkah antisipatif pencegahan perundungan di masa MPLS, Ni’am mengaku pihaknya telah membekali seluruh panitia untuk melakukan MPLS sesuai juknis dan prosedur dari Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.  Sehingga dalam penyelenggaraan MPLS selama enam hari ke depan, peserta didik baru akan mengikuti beragam kegiatan seperti moderasi beragama, wiyatamandala, pengenalan tata tertib madrasah, pengenalan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan ekstra di madrasah. “Kita sudah memberikan peringatan dan himbauan kepada seluruh panitia agar selama Matsama ini peserta didik baru tidak terlalu banyak dibebani sehingga anak-anak merasa nyaman dan senang dalam mengikuti setiap proses Matsama,” ungkapnya.

Ni’am berharap kegiatan ini bisa menciptakan suasana kebersamaan dan keakraban bagi seluruh anak sehingga tercipta suasana harmonis dan mencegah terjadinya perundungan. ”  Dalam proses belajar mengajar pun bapak/ibu guru juga menyisipkan himbauan kepada seluruh anak untuk tidak melakukan perundungan,  itu juga merupakan salah satu upaya kita untuk mewujudkan sekolah ramah anak,” tegasnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: HARI ANAKkota kediripemkot kediriperundungan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pasangan tampil stylish dengan outfit bukber semi-formal di hotel mewah bernuansa earth tone

Tips Outfit Bukber Anti Norak: Dari Kafe Santai hingga Hotel Mewah 

Olah TKP kematian ibu dan balita di eks asrama Polri Jombang

Korban Bunuh Diri? Botol Cairan Hijau Jadi Petunjuk Kematian Tragis Ibu dan Balita di Jombang

Hangatnya Kebersamaan Anak Yatim Bersama Mbak Wali

  • Pensiunan polisi di Blitar ditemukan tewas tergantung di gudang rumahnya

    Pensiunan Polisi di Blitar Tewas Tergantung di Gudang Rumah, Diduga Ada Masalah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Efek Narkoba yang Picu AKBP Didik Kuncoro Lakukan Penyimpangan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In