Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Potongan tubuh manusia ditemukan warga berceceran di sekitar jalur perlintasan kereta api (KA) Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.
Keterangan yang diperoleh kepolisian, potongan itu berasal dari tubuh korban yang diduga tertemper kereta api di perlintasan. Tubuh korban diduga terseret sekitar 100 meter hingga hancur.
Korban merupakan seorang laki-laki dengan usia sekitar 40-50 tahun. Di lokasi kejadian polisi tidak menemukan identitas apapun.
“Kalau dari usia sekitar 40 hingga 50 tahun. Ini masih kita identifikasi untuk menggali informasi lebih lanjut,” ujar Kapolsek Ngantru AKP Edi Santoso kepada wartawan Senin (16/3/2026).
Baca Juga:
Di TKP petugas hanya menemukan pakaian yang diduga milik korban. Sebuah celana pendek warna biru dan baju lengan pendek berwarna loreng hitam dan putih. Kemudian juga potongan tubuh korban.
Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Insiden kecelakaan dipekirakan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB dengan kereta api meluncur dari arah utara.
“Korban langsung dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum,” terang Edi.
Didit, salah seorang warga setempat menuturkan tidak ada warga yang melihat langsung insiden yang terjadi. Sebab posisi rel kereta api berada di atas permukiman warga.
Berawal dari temuan potongan tubuh oleh warga yang beraktivitas di sekitar rel kereta api, kemudian diduga telah terjadi insiden kecelakaan orang tertemper kereta api.
“Korban sepertinya bukan orang sini (Desa Kepuhrejo),” pungkasnya.
Penulis: Fikri
Editor: Solichan Arif





