Bacaini.ID, KEDIRI — Ayam lodho. Ada yang menyebut kuliner ini berasal dari Kabupaten Tulungagung. Yang lain menyebut dari Trenggalek dan ada juga mengatakan dari Lumajang.
Mana yang benar? Tidak ada catatan tentang riwayat atau asal-usul ayam lodho atau lodho ayam yang pasti. Seperti halnya arti lodho. Ada yang mengartikan empuk, ada yang meyakini gurih.
Yang diketahui lebih jauh, kuliner ayam lodho ada pengaruh Madura. Kemungkinan dari orang-orang Madura yang populasinya cukup tinggi di daerah-daerah tersebut di atas.
Bahan utama ayam lodho selalu ayam kampung yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang. Kemudian dimasak lagi di dalam santan dengan bumbu kari pedas.
Masak ayam lodho tidak bisa cepat. Selalu butuh waktu yang lama. Biasanya menggunakan perapian kayu bakar, bukan kompor gas atau arang, dengan nyala api yang kecil.
Panas api yang stabil membuat santan mengental dengan bumbu yang meresap ke dalam daging ayam. Pemakaian kayu bakar memberi sensasi aroma smokey pada masakan.
Bagi yang ‘puritan’, ayam lodho biasanya diinapkan semalam sebelum disuguhkan esok harinya. Menginap semalam membuat santan kentalnya mengalami fermentasi alamiah. Citarasa masakan makin dahsyat.
Dikutip oleh Bacaini.id dari buku 100 Makanan Tradisional Indonesia Maknyus Bondan Winarno Rabu (7/1/2026), berikut resep kuliner ayam lodho yang citarasanya bikin nagih.
Baca Juga: Resep Bumbu Bali, Kuliner Pedas yang Bukan Berasal dari Bali
Bahan
1 ekor ayam kampung dibelah
1 butir kelapa diparut dan diperas menjadi santan kental dan encer
Bumbu Halus
2 sdm garam
10 siung bawang merah
10 siung bawang putih
3 ruas jari kunyit
2 ruas jari jahe
1 ruas jari kencur
2 cabai merah keriting (direbus dulu)
Bumbu Kasar
1 sdm lada putih ditumbuk kasar
1 sdm ketumbar ditumbuk kasar
1 sdt jintan
100 gram cabai rawit
1 jempol lengkuas dirajang kasar
3 batang sereh
3 lembar daun jeruk purut
2 lembar daun salam
Baca Juga: Resep Gulai Kambing Otentik yang Bikin Ngiler
Cara memasak
Ayam dilumuri garam dan dibakar setengah matang. Semua bahan bumbu halus diulek atau diblender sampai halus.
Semua bahan bumbu kasar ditumis dengan sedikit minyak, kecuali daun salam, daun jeruk purut dan sereh. Begitu matang campurkan bumbu halus. Terus tumis sampai bumbu matang.
Berikutnya tambahkan santan encer ke dalam tumisan. Masukkan ayam bakar, tambahkan sereh, daun salam dan daun jeruk purut. Terus masak dengan api kecil sampai mendidih.
Tambahkan santan kental. Terus masak dengan api kecil sampai kuahnya sangat kental atau mblondho. Sebaiknya masakan disimpan semalam. Sebelum disuguhkan esok hari bersama nasi gurih dan urap sayur, panaskan kembali lebih dulu.
Selamat mencoba!
Penulis: Solichan Arif





