• Login
Bacaini.id
Friday, February 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Buntut Pasien Kritis Ditolak dan Meninggal Dunia, RS Hermina: Dokter Sudah Memeriksa  

ditulis oleh Editor
13 March 2024 15:20
Durasi baca: 3 menit
Viral! Pasien Kritis Diantar Becak Ditolak Rumah Sakit Meninggal Dunia . (foto/ist)

Viral! Pasien Kritis Diantar Becak Ditolak Rumah Sakit Meninggal Dunia . (foto/ist)

Bacaini.id, MALANG – RS Hermina di Kota Malang, Jawa Timur membantah pihaknya menolak menangani pasien gawat darurat yang berujung meninggal dunia pada Senin 11 Maret 2024 malam.

Wahyu Widianto, warga Jalan Bareng Tenes, Kecamatan Klojen Kota Malang diketahui meninggal dunia setelah tidak mendapat penanganan medis dengan alasan bed penuh.

Wakil Direktur RS Hermina Kota Malang, Yuliani Ningsih menegaskan tidak ada penolakan. Pihaknya telah memberikan pelayanan pemeriksaan terhadap pasien kritis tersebut.

”Dokter kami saat itu tidak berseragam juga tidak mengenalkan diri. Tapi sudah memeriksa. Hasilnya, saat itu pasien sudah dalam kondisi koma dan perlu penanganan segera di rumah sakit lain,” terang Yuliani pada awak media, Selasa (12/3/2024).

Wahyu Widianto tiba di RS Hermina dengan diantar becak. Kondisinya kritis. Karena alasan bed penuh, pihak keluarga hanya menginginkan mendapat penanganan kegawatdaruratan.

Namun permintaan itu juga ditolak. Wahyu akhirnya dibawa ke RSSA dengan ambulans relawan, dan sesampai di lokasi petugas medis RSSA menyatakan yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

Kasus pasien kritis ditolak rumah sakit dan berakibat meninggal dunia itu sontak viral di media sosial.

Yuliani menjelaskan, pada saat pasien tiba di RS Hermina, pihaknya sudah menyiapkan bed dan peralatan medis. Namun lantaran kemungkinan terjadi miskomunikasi, pasien sudah keburu dibawa ke RSSA.   

”Waktu sudah dibawa ke RSSA itu, bed kita sudah naikkan posisinya di lift,” terangnya.

Yuliani mengakui telah terjadi miskomunikasi dengan keluarga pasien. Namun pihaknya tidak pernah menolak penanganan pasien seperti kabar yang beredar. ”Kami sudah melakukan penanganan sebagaimana mestinya, memang agak nunggu karena kondisi bed kami penuh,” ungkapnya.

Sementara Eliana Widyana Putri, anak korban mengaku masih merasa sakit hati dengan pernyataan pihak RS. Pihak keluarga merasa tidak mendapatkan pelayanan pemeriksaan seperti yang telah disampaikan.

“Saya sendiri yang komunikasi sama RS, katanya gak ada bed. Saya dilihatkan semua, tirai-tirai do IGD itu dibuka memang penuh semua. Waktu itu ya gak ada penanganan sama sekali. Kakak saya yang memangku ayah saya di becak kok,” ujarnya.

”Kata kakak saya, memang ada petugas yang periksa, gak berseragam. Tapi cuman periksa pupil mata sama denyut jantung, tanpa stetoskop. Itu aja dia gak bilang apa-apa, langsung pergi gitu aja. Yang ngecek saturasi aja dari relawan kok,” imbuhnya.

Saat itu, karena melihat bed penuh, dirinya berharap rumah sakit bisa menangani ayahnya meski dalam kondisi duduk atau di ruangan lain. Namun pihak RS tetap enggan dan beralasan bahwa penanganan harus menggunakan bed karena terkait jantung.

”Saat itu yang bikin lama dan waktunya habis itu ya debat di situ, minta diperiksa duduk juga gak dituruti. Suruh buat surat dulu, kelamaan akhirnya ditolong sama relawan dilarikan ke RSSA itu,” terang Eliana.

Eliana meyakini ucapannya terkait komunikasi dan pelayanan rumah sakit yang buruk. Ia menyayangkan atas perlakuan rumah sakit yang berada di wilayah perkampungan mereka tersebut.

”Gak nyangka segitunya perlakuannya. Saksinya saat itu juga banyak yang ikut ke sana. Setelah dengar komentar rumah sakit tadi, terus terang saya tetap sakit hati,” tegasnya.

Penulis: A. Ulul

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: pasien ditolak tewaspasien kritis ditolak rumah sakitpasien meninggal duniarumah sakit
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kepala SD Inovatif Trenggalek memberikan keterangan soal penghentian sementara MBG

Menggoda Iman Siswa, SD Inovatif Trenggalek Tolak Program MBG Selama Ramadan

Menu buka puasa aman untuk penderita diabetes dengan nasi merah dan sayur

Jangan Asal Manis! Ini Rahasia Buka Puasa Aman agar Gula Darah Tetap Stabil

Ilustrasi seseorang makan diam-diam saat puasa Ramadan

Konsekuensi Mokel dalam Puasa Ramadan, Begini Hukum dan Cara Menebusnya

  • Gedung SDN Tlogo 2 Kanigoro yang masih digunakan 182 siswa

    Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In