• Login
Bacaini.id
Sunday, June 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bunker Nganjuk, Jejak Penderitaan Romusha Jepang

ditulis oleh
8 August 2023 20:12
Durasi baca: 2 menit
Bunker di Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. Foto:bacaini/Asep Bahar

Bunker di Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. Foto:bacaini/Asep Bahar

Bacaini.id, NGANJUK – Dua buah bunker peninggalan Jepang ditemukan di Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Bunker di tengah ladang singkong dan hutan Jati itu menjadi saksi penderitaan romusha di Nganjuk.

Sejarah mencatat salah satu kekejaman penjajah Jepang adalah pemberlakuan kerja paksa atau romusha. Romusha adalah istilah yang merujuk pada buruh paksa Jepang selama Perang Dunia II. Kata “romusha” sendiri berasal dari bahasa Jepang, “ro” berarti buruh dan “musha” berarti prajurit atau tentara.

Romusha adalah warga Indonesia yang dipaksa oleh pemerintah pendudukan Jepang untuk bekerja secara paksa dalam proyek infrastruktur, seperti membangun jalan, pelabuhan, landasan pacu, dan proyek konstruksi lainnya.

Dilansir dari laman fahum.umsu.ac.id, ribuan hingga ratusan ribu warga Indonesia dipaksa menjadi romusha selama masa pendudukan Jepang tahun 1942 – 1945. Mereka diperintahkan bekerja dalam kondisi yang sangat berat tanpa perlindungan memadai. Mengalami penindasan, kelaparan, penyakit, dan kekerasan. Akibatnya banyak pekerja yang meninggal akibat kondisi kerja yang ekstrim.

Penggiat sejarah Nganjuk, Aris Trio Effendi mengatakan dua bunker yang ditemukan di Desa Mojoduwur dibangun oleh tenaga romusha. Bunker itu dibangun sekitar tahun 1942. Pasukan Jepang memfungsikannya sebagai tempat pertahanan menghadapi pasukan Sekutu. “Bunker itu untuk perlindungan jika sewaktu-waktu ada serangan pasukan Sekutu” kata Aris kepada Bacaini.id, Selasa, 8 Agustus 2023.

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 1 of 2
12Next
Tags: bunkerjepangnganjukromushasekutu
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Burung bertengger menunjukkan perilaku alami yang diteliti dalam studi tentang reproduksi dan perilaku seksual aves

Masturbasi pada Burung itu Normal, Perilaku Seksual Alami Satwa

Aktivitas warga saat Car Free Day tanpa kendaraan

CFN di Kediri Batal Digelar, Ternyata Konsep Car Free Night Berawal dari Solo Era Jokowi

Ilustrasi sejarah Dewan Banteng dan konflik politik dengan pemerintahan Soekarno

Dewan Banteng, Kaum Fasis yang Merongrong Soekarno, Siapa Mereka?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In