Bacaini.id, TRENGGALEK- Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat bantuan perahu karet dan logistik untuk mengatasi banjir yang terjadi sejak 18 Oktober 2022. Perahu karet dibutuhkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di daerah pelosok.
Bantuan ini diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Pemkab Trenggalek hari ini, Kamis, 20 Oktober 2022. Selain perahu karet, BNPB juga menyerahkan uang tunai senilai Rp250 juta.
“Mulai tanggal 1 – 20 Oktober, Indonesia mengalami curah hujan yang sangat tinggi. Semoga perahu ini bisa membantu evakuasi warga,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat melihat pembersihan di Pondok Pesantren Al Ittihad Darunnajah. Pondok ini mengalami kerusakan cukup parah mengingat banyaknya peralatan belajar yang terendam air.
Suharyanto juga menjelaskan jika kedatangannya ke Trenggalek ini sebagai tindak lanjut penetapan masa tanggap darurat bencana oleh Bupati Trenggalek. Masa tanggap darurat bencana ini berlaku sejak ditetapkan hingga 20 hari kedepan.
“Setelah selesai masa tanggap darurat, kemudian akan masuk tahap pra rehabilitasi rekonstruksi atau peralihan dengan rekonstruksi dan rehabilitasi rekonstruksi. Perlu adanya kerjasama, koordinasi yang erat antara semua pihak, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan media,” kata Suharyanto.
Penulis: Abi Kurniawan
Editor: HTW
Tonton video: