• Login
Bacaini.id
Sunday, May 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Berebut Buah, Cara Unik Warga Madura Rayakan Maulid Nabi

ditulis oleh Editor
8 October 2022 16:31
Durasi baca: 2 menit
Salah seorang anak menenteng kantong plastik berisi buah hasil rebutan. Foto: Bacaini/Rusdi

Salah seorang anak menenteng kantong plastik berisi buah hasil rebutan. Foto: Bacaini/Rusdi

Bacaini.id, BANGKALAN – Orang Madura punya banyak cara mengekspresikan rasa cintanya pada Nabi Muhammad SAW. Setiap tanggal 12 Robiul Awal, mereka menggelar tradisi molodhen atau Maulid Nabi untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.

Tahun ini peringatan hari kelahiran Nabi yang menjadi junjungan bagi umat Islam itu, jatuh tepat pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Sesuai tradisi, masyarakat Madura merayakan Maulid Nabi secara berjamaah di masjid maupun mushala setempat dan ada juga yang menggelar secara personal.

Maulid Nabi ini sering mereka sebut dengan ‘tellasan buah’ atau hari raya buah. Kegiatan ini juga menghadirkan anak-anak kecil dan bahkan mereka akan memilih untuk duduk di barisan paling depan.

Bukan tanpa alasan, karena setelah membaca doa bersama yang dipimpin oleh seorang kiai, acara dilanjutkan dengan tradisi berebut buah-buahan. Anak-anak ini selalu antusias untuk bisa mendapat buah yang mereka sukai dan bahkan sudah mereka incar sejak pertama kali datang.

Anak-anak selalu semangat untuk mendapat buah kesukannya meski harus berebut. Aksi mereka membuat warga yang lain merasa terhibur sekaligus mengundang gelak tawa. Meski harus berebut mereka tidak pernah marah apalagi sampai bertengkar satu sama lain.

Selain berebut buah yang dihidangkan tuan rumah, ada juga tradisi bagi-bagi uang. Tuan rumah akan membagikan uang mulai dari pecahan Rp5.000 hingga Rp20.000 kepada masing-masing tamu yang datang pada saat pembacaan sholawat atau srokalan berlangsung.

Tradisi ini biasanya dimulai sejak pagi dengan berkeliling dan mendatangi rumah warga yang mengadakan molodhen. Seperti yang dilakukan warga Desa Galis, Kecamatan Galis, Bangkalan. Ada sekitar 30 orang warga yang sudah mulai keliling kampung sejak pukul 06.00 WIB.

Salah satu warga Desa Galis, Mulyadi menyatakan, sejak dia masih kecil, tradisi molodhen sudah ada. Berebut buah-buahan dan bagi-bagi uang sudah menjadi tradisi dalam memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW.

“Tradisi ini saya tahu sejak kecil, keliling kerumah-rumah warga yang mengadakan molodhen. Puncaknya saat rebutan buah, hasilnya ada yang sampai satu karung,” kata Mulyadi yang mengadakan Maulid Nabi di rumahnya, Sabtu, 8 Oktober 2022.

Menurutnya, tradisi rebutan buah hanya sekedar simbolis, karena makna sebenarnya adalah berlomba-lomba merebut berkah disetiap buah yang sudah didoakan serta dibacakan sholawat.

“Sebenarnya yang direbut masyarakat itu bukan buahnya, melainkan barokah dari buah yang sudah didoakan dengan bacaan sholawat. Harapannya bisa mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

Penulis: Rusdi
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: maduraMaulid Nabi Muhammad
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Burung merak liar menginvasi kota pantai Punta Marina di Italia

Burung Merak Liar Invasi Kota Pantai Italia: Warga Tak Bisa Tidur, Mobil Rusak

Presiden Prabowo Subianto meninjau Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Foto: PMI Setpres/Cahyo

Presiden Buka Alasan Genjot Ketahanan Pangan, Salah Satunya Pengalaman Militer

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kabupaten Tuban. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Tegas, Presiden Tegur TNI dan Polri Tak Jadi Beking Praktik Ilegal

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In