• Login
Bacaini.id
Monday, March 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ini Waktunya Berburu Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar diyakini hadir pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan dengan berbagai tanda yang disebutkan dalam hadis

ditulis oleh Editor
16 March 2026 11:35
Durasi baca: 4 menit
Ilustrasi malam Lailatul Qadar yang penuh ketenangan

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meraih malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan (foto AI/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI — Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah. Periode ini dianggap sebagai waktu yang sangat istimewa karena diyakini terdapat Lailatul Qadar, malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan.

Dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW diketahui memperbanyak ibadah pada fase akhir Ramadan. Tidak hanya dengan salat malam, namun juga memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak amal kebaikan.

Karena itu, sepuluh malam terakhir Ramadan sering menjadi momen bagi banyak umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga:

  • Simak Bacaan Niat dan Pentingnya Berniat Puasa di Bulan Ramadan
  • Mengapa Pengeluaran Ramadan Justru Naik? Ini Penjelasan Inflasi Musiman dan Efek THR

Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Keutamaan sepuluh malam terakhir Ramadan disebutkan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa ketika memasuki sepuluh malam terakhir, Rasulullah SAW lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah dibandingkan malam-malam sebelumnya.

Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah dan membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah.
Hal ini menunjukkan bahwa periode tersebut memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi bagi umat Islam.

Malam Lailatul Qadar

Salah satu alasan utama mengapa sepuluh malam terakhir Ramadan sangat istimewa adalah kemungkinan datangnya Lailatul Qadar.

Dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr disebutkan bahwa malam tersebut lebih baik dari seribu bulan, atau setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.

Meski waktu pastinya tidak disebutkan secara jelas, banyak ulama menyebut bahwa Lailatul Qadar kemungkinan terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan seluruh malam pada periode tersebut agar tidak melewatkan keutamaan Lailatul Qadar.

Tanda-tanda malam Lailatul Qadar banyak dijelaskan dalam hadis sahih, baik yang terjadi pada malam harinya maupun keesokan paginya. Berikut di antaranya:

• Udara yang Sejuk dan Tenang

Malam tersebut terasa sangat nyaman, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin.

• Langit Cerah dan Terang

Langit tampak bersih dan terang seolah-olah ada rembulan, meskipun sedang tidak bulan purnama.

• Tidak Ada Meteor atau Bintang Jatuh

Menurut beberapa riwayat, pada malam tersebut tidak terlihat adanya fenomena bintang yang dilemparkan (meteor).

• Ketenangan Batin

Ahli ibadah yang mendapatinya biasanya merasakan ketenangan jiwa, kelapangan hati, dan kekhusyukan yang luar biasa.

Sementara tanda juga terlihat pada pagi harinya. Berikut di antaranya.

• Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan

Ini adalah tanda yang paling kuat dan populer dalam hadis riwayat Muslim. Matahari terbit dengan sinar yang lemah, berwarna putih bersih yang digambarkan seperti nampan, dan tidak menyengat ke mata.

• Cahaya Matahari Kemerahan

Sinar matahari pagi tampak redup dan kemerah-merahan, memberikan suasana yang sangat teduh.

Amalan yang Dianjurkan Pada 10 Malam Terakhir Ramadan

Ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama sepuluh malam terakhir Ramadan. Salah satunya adalah salat malam atau qiyamul lail, termasuk salat tarawih dan tahajud. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Salah satu doa yang sering dianjurkan dibaca pada malam-malam tersebut adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA:

‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’. Artinya: ‘Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memberi maaf, maka maafkanlah aku’.

Selain ibadah pribadi, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah dan melakukan kebaikan kepada sesama.

Sepuluh hari terakhir Ramadan juga sering dipandang sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi diri. Bagi banyak orang, periode ini menjadi momen untuk mengevaluasi ibadah selama bulan Ramadan sekaligus memperbaiki diri sebelum bulan suci berakhir.

Selain memperbanyak ibadah malam, sebagian umat Islam juga menjalankan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

I’tikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sambil memperbanyak salat, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Praktik ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW yang diketahui rutin melakukan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: malam lailatul qadar
Via: lailatul qadar
Tags: 10 malam terakhir ramadanlailatul qadarMalam Lailatul Qadarramadan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi malam Lailatul Qadar yang penuh ketenangan

Ini Waktunya Berburu Lailatul Qadar

evakuasi korban longsor di Wlingi Blitar setelah tebing ambrol

Tebing Ambrol di Wlingi Blitar, Pencari Rumput Tewas Tertimbun Longsor

Perkuat Sinergi, Bupati Jember dan REI Gelar Sahur Bareng serta Santunan bagi 1.000 Warga

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In