• Login
Bacaini.id
Monday, February 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Beda Liquor dan Liqueur yang Kerap Disalahpahami Penikmatnya

ditulis oleh Editor
26 October 2024 16:47
Durasi baca: 3 menit
Beda Liquor dan Liqueur yang Kerap Disalahpahami Penikmatnya. (foto ilustrasi/freepik)

Beda Liquor dan Liqueur yang Kerap Disalahpahami Penikmatnya. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Whiskey dan Vodka itu termasuk jenis minuman apa? Juga Wine, Champagne atau Sampanye, Tequila dan Beer?. Pertanyaan itu cukup sering muncul.

Meski mungkin sudah tak terhitung kali mencicipi, nyatanya masih sedikit penikmat minuman berakohol yang tahu, kalau di dunia bartendering minuman terbagi atas dua golongan besar, yakni liquor dan liqueur.

Termasuk masih banyak yang salah paham soal tekhnis pembuatannya, melalui proses fermentasi atau disuling (destilasi). Dilansir dari The Spruce, berikut penjelasan terkait liquor dan liqueur.  

Liquor

Liquor adalah minuman beralkohol yang terbuat dari biji-bijian atau tanaman lain yang difermentasi. Secara umum, beberapa jenis liquor yang banyak dikenal adalah brandy, gin, rum, tequila, vodka, whiskey dan soju.

Ada proses destilasi di dalamnya, yakni memisahkan air dari alkohol setelah fermentasi. Proses ini meningkatkan kandungan alkohol dalam minuman keras hingga setidaknya 20 persen berdasarkan volume (ABV).

Brandy, rum, tequila, dan vodka umumnya mengandung 40% ABV, sedangkan whiskey biasanya berkisar antara 40% hingga 55% ABV. Gin dapat berkisar 37,5% hingga 50% ABV.

Liquor merupakan bahan dasar koktail dan minuman lain namun seringkali juga dikonsumsi dengan menambahkan es batu, atau langsung ditenggak tanpa es batu.

Secara umum liquor tidak mengandung gula atau kalaupun mengandung gula kadarnya sangat rendah. Liquor juga tidak memiliki rasa-rasa.

Walaupun akhir-akhir ini ada liquor yang memiliki rasa, misal jeruk dan kayu manis, namun pada dasarnya liquor tetap tidak memiliki rasa manis gula.

Perasa liquor bisanya ditambahkan setelah penyulingan dengan teknik tertentu. 

Liqueur

Secara teknis, liqueur adalah liquor yang diberi tambahan rasa dan gula. Rum, whiskey, brandy dan lainnya bisa digunakan sebagai bahan dasar liqueur.

Kandungan alkohol dalam liqueur biasanya lebih rendah dari liquor karena adanya bahan-bahan tambahan.

Namun hal ini tidak selalu menjadi patokan, karena beberapa liqueur juga memiliki kadar alkohol tinggi. Kadar alkohol liqueur berkisar antara 15% sampai 55% ABV.

Liqueur digunakan dalam berbagai macam koktail yang telah melegenda maupun hasil kreasi para bartender. Liqueure kerap jadi bahan penyedap koktail.

Liqueur memiliki beragam rasa dari kopi, almond, jeruk atau lainnya dan seringkali digunakan sebagai hidangan pencuci mulut. Tidak heran liqueur dinikmati dalam tuangan kecil dalam pesta perjamuan.

Yang termasuk minuman golongan liqueur populer di antaranya Baileys, Jagermeister, Campari dan Kahlua yang berbahan dasar kopi yang biasa dipakai dalam Espresso Martini.

Lantas apa yang membedakan liquor dan liqueur dengan wine, sampanye dan beer? Liquor dan liqueur berasal dari fermentasi biji-bijian dengan kadar alkohol relatif tinggi.

Sedangkan wine dan sampanye berasal dari fermentasi buah-buahan (anggur). Sementara Beer juga berasal dari fermentasi biji-bijian, tetapi kadar alkoholnya rendah, yakni kisaran 3-8%.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: beda liquor dan liqueurfermentasiliqueurliquorminuman alkoholminuman kerassalah paham
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menkeu Purbaya saat menyampaikan sikap tegas kepada penerima beasiswa LPDP. Foto: tangkapan layar

Menkeu Purbaya Blacklist Penerima Beasiswa LPDP dan Minta Pengembalian Dana Pendidikan

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi.

Ketua DPRD Trenggalek Ingatkan Kepala Desa Tetap Mandiri di Tengah Pemangkasan Dana Desa

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Mbak Wali – Gus Qowim Fokus Turunkan Kemiskinan

  • Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat refleksi satu tahun pemerintahan

    Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In