Bacaini.ID, BLITAR – Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan pribadi Presiden Prabowo Subianto dibagikan kepada para tukang becak di Kabupaten Blitar Jawa Timur Sabtu (7/3/2026).
Bantuan senilai Rp4,4 miliar tersebut disambut antusias oleh para penerima yang langsung mendoakan Presiden Prabowo agar selalu sehat, panjang umur, dan diberi kelimpahan rezeki.
Baca Juga:
Dilakukan oleh Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Beky Herdihansah, pendistribusian bantuan becak listrik yang setiap unitnya senilai Rp22 juta itu berlangsung di Pendopo Pemkab Blitar.
Hadir juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Gerindra Ratna Dewi Nirwana Sari dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan.
Saking gembiranya para penerima bantuan becak listrik sontak mendoakan Presiden Prabowo Subianto senantiasa sehat, diberi umur panjang, serta melimpah rezeki.
“Matur nuwun Pak Prabowo, semoga diparingi sehat, panjang umur dan murah rezeki (Semoga diberi kesehatan, panjang umur dan murah rezeki),” tuturnya Sabtu (7/3/2026).
Becak listrik langsung dites drive oleh para penerima bantuan, mengelilingi kawasan kantor Pemkab Blitar dengan Bupati Blitar Rijanto, Wabup Beky Herdihansah, Ratna Dewi Nirwana Sari, dan Firman Dahlan sebagai penumpang.
Ratusan tukang becak penerima bantuan becak listrik presiden itu diketahui di antaranya berasal dari wilayah Kecamatan Wlingi, Lodoyo, Srengat, Wonodadi dan Udanawu.
Menurut Bupati Rijanto, bantuan 200 unit becak listrik yang diterima Kabupaten Blitar dari Presiden Prabowo merupakan tahap pertama dan ia berharap berikutnya akan mendapat lagi.
Rijanto juga berharap kehadiran becak listrik bisa memperkuat pengembangan wisata di Kabupaten Blitar. Terkait pos-pos pengisian daya listrik, ia akan meminta dinas perhubungan untuk membuat perencanaan.
“Ini tahap pertama, alhamdulillah sudah diberi oleh presiden. Ini luar biasa. Jadi berikutnya diharapkan akan mendapat lagi,” ujarnya.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan mengatakan, bantuan becak listrik bukan berasal dari APBN melainkan dari kantong pribadi Presiden Prabowo.
Satu unit becak listrik senilai Rp22 juta atau totalnya Rp4,4 miliar untuk 200 unit becak listrik yang diberikan kepada Kabupaten Blitar.
Becak listrik ini diketahui merupakan gagasan lama Prabowo sebelum terpilih sebagai presiden Indonesia. PT Pindad yang kemudian diminta untuk merancang dan memproduksinya.
Bantuan becak listrik diberikan khusus kepada para pengayuh becak di Indonesia yang berusia 55 tahun ke atas agar mampu bersaing dengan alat transportasi publik lainnya.
Cukup dengan satu kali pengisian daya listrik, becak listrik mampu menempuh jarak 40 kilometer. Sehingga pengemudi becak tak perlu repot-repot lagi mengayuh.
“Ini bantuan pribadi Pak Prabowo, bukan dari APBN,” kata Firman Dahlan.
Ratna Dewi Nirwana Sari, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar yang juga Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar mengatakan bantuan 200 becak listrik gratis di Kabupaten Blitar ini merupakan tahap pertama dari 15.000 unit se-Indonesia.
Rencananya, becak listrik untuk seluruh pengemudi becak di Indonesia itu akan terus diproduksi hingga mencapai 70.000 unit.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi sehari-hari sebagai pembecak. Pesan Bapak Presiden kita, umur 70 tahun jangan menarik becak secara manual,” terangnya.
Penulis: Solichan Arif





