• Login
Bacaini.id
Saturday, February 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Balita Pengidap Kanker Tak Mampu Bayar Operasi

ditulis oleh Editor
4 February 2022 17:23
Durasi baca: 3 menit
Kondisi Wahyu,  balita pengidap kanker mata yang membuatnya kehilangan penglihatan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Kondisi Wahyu, balita pengidap kanker mata yang membuatnya kehilangan penglihatan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Derita Muhamad Wahyu menjadi catatan kelam peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh hari ini,4 Februari 2022. Balita berusia 2 tahun asal Desa Kedungsari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri itu kehilangan penglihatan dan tak mampu berobat.

Di saat anak-anak seusianya asik bermain di luar rumah, Muhammad Wahyu hanya bisa terdiam di dalam kamar di rumahnya. Anak berusia 2 tahun ini tak mampu beraktivitas normal setelah kehilangan penglihatan akibat kanker mata yang dideritanya.

Sejak kecil, putra kedua dari pasangan Didik Suwanto dan Niken ini memang sudah memiliki kelainan di matanya. Di bagian mata Wahyu terdapat bintik putih, yang didiagnosis dokter sebagai glukoma. “Waktu kecil sudah ada tanda seperti bintik putih di matanya, lambat laun mulai menebal di bagian mata yang hitam itu. Akhirnya saya periksakan ke rumah sakit terdekat, tapi dirujuk ke dr. Soetomo Surabaya,” kata Didik, sang ayah kepada Bacaini.id, Jumat, 4 Februari 2022.

Sesampainya di sana, Wahyu menjalani sejumlah pemeriksaan medis dan didiagnosis dokter mengidap kanker mata. Dia harus menjalani operasi. Mendengar hal itu, Didik kebingungan, tanpa permisi, dia langsung kembali pulang. Selain tidak siap mendengar anaknya yang masih kecil harus menjalani operasi, untuk biaya pengobatan pun Didik mengaku tidak sanggup. “Mau bagaimana lagi, akhirnya ya saya upayakan dengan pengobatan herbal. Sampai sekarang juga masih saya kasih obat herbal,” terangnya.

Meskipun sudah menjalani pengobatan alternatif, Didik mengaku jika kondisi anaknya hingga sekarang tidak kunjung membaik. Bengkak di mata anaknya semakin besar, daging tumbuh di area luar mata juga semakin menebal. Bahkan sekarang dipastikan bahwa Wahyu sudah tidak bisa melihat sama sekali. “Terakhir saya periksakan ke dokter katanya kankernya sudah menyebar ke kedua matanya dan harus diangkat semua,” ratapnya.

Keterbatasan ekonomi keluarga membuat anak kecil itu tidak mendapat penanganan atau pengobatan yang seharusnya. Selama ini, Didik seringkali meminjam uang dari saudara dan juga temannya untuk biaya pengobatan anaknya, karena dia tidak memiliki pekerjaan tetap.

Kisah anak pengidap kanker ini menimbulkan keprihatinan banyak orang, terlebih tetangga sekitar. Atas dasar prihatin itulah kemudian salah satu tetangga merekam video kondisi Wahyu dan mengunggahnya ke media sosial hingga sampai ke telinga Kementrian Sosial.

Penyuluh Ahli Muda Kementrian Sosial, Priyono Yudho mengatakan setelah melihat berita viral tentang Wahyu, pihaknya turun langsung untuk melakukan pemantauan dan pendampingan. “Kita datang kesini untuk melihat progres penanganan sakit yang dialami Wahyu. Ayahnya mengatakan belum siap jika anaknya melakukan operasi sehingga kita datang untuk memberi motivasi dan dukungan,” kata Priyono saat melakukan pemantauan di rumah Wahyu.

Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin bagi Wahyu sekaligus untuk meringankan beban keluarganya. “Alhamdulillah, setelah kita beri motivasi dan dukungan ayahnya sudah siap. Dalam waktu dekat ini akan dirujuk ke RS dr. Soetomo untuk mendapat tindakan operasi. Semoga kondisinya bisa semakin membaik,” imbuhnya.

Ditambahkannya untuk pembiayaan operasi, akan dilakukan melalui BPJS. Namun jika nanti belum cukup, pihaknya akan berusaha membantu bekerjasama dengan Dinkes dan juga Dinsos. “Saya kira dari BPJS pun sudah bisa dicover. Kita dari Kemensos akan terus memantau dan mendampingi progres selanjutnya seperti apa,” pungkasnya.

Kini pihak keluarga Wahyu berharap Pemerintah Kabupaten Kediri dapat membantu biaya pengobatan putra tercintanya. Bertepatan dengan hari kanker sedunia tahun 2022 yang mengusung tema “Close The Care Gap” menjadi pengingat bahwa semua orang berhak mendapatkan pelayanan yang adil dan merata.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hari kanker sedunia 2022kabupaten kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

PT Freeport Indonesia. Foto: istimewa

Kepemilikan Saham Indonesia Atas PT Freeport Indonesia Naik 63 Persen

Presiden Prabowo Subianto menerima 12 pengusaha terbesar Amerika Serikat dalam pertemuan di Washington DC. Foto: BPMI Setpres

Manuver Presiden Prabowo Temui 12 Raksasa Bisnis AS

Aktivitas di Pasar Pon Trenggalek. Foto: bacaini/Aby Kurniawan

Berburu Takjil dan Menu Berbuka di Pasar Pon Trenggalek

  • Ilustrasi penggeledahan toko emas oleh Bareskrim. Foto: bacaini/AI

    Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In