• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bahaya Kadmium Karena Tak Menghapus Lipstik Saat Makan

ditulis oleh Editor
2 October 2025 20:05
Durasi baca: 4 menit
Bahaya kadmium pada lipstik

Kadium pada lipstik berbahaya buat kesehatan (foto AI/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Kandungan kadmium pada lipstik ternyata membahayakan kesehatan. Terutama saat makan dan tak sengaja tertelan.

Sementara memakai lipstik atau gincu dalam keseharian menjadi hal yang lazim dilakukan, utamanya bagi perempuan masa kini.

Lipstik bukan sekedar mempercantik penampilan, tapi juga dapat melindungi bibir dari dampak ultra violet dan cuaca.

Namun dibalik keindahan warna terdapat kandungan kadmium atau logam berat yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Beberapa penelitian telah membuktikan hampir semua lipstik yang beredar, mengandung kadmium yang bisa membahayakan kesehatan.

Mengenal Kadmium dan Mengapa Ada di Lipstik

Kadmium (Cd) merupakan logam berat yang secara alami terdapat di lingkungan, seperti tanah dan air.

Dalam lipstik, kadmium biasanya muncul sebagai kontaminan dari pigmen warna, seperti oksida besi atau titanium dioksida, yang digunakan untuk menciptakan warna cerah seperti merah tua, pink, atau cokelat.

Meski tidak sengaja ditambahkan, kadmium sulit dihilangkan sepenuhnya karena berasal dari bahan baku yang tercemar.

Berbagai penelitian telah mengkonfirmasi keberadaan kadmium dalam lipstik, diantaranya:

• Studi UC Berkeley menguji 32 lipstik dan lipgloss populer di Amerika Serikat dan menemukan kadmium di hampir semua sampel.

Beberapa produk memiliki kadar yang bisa melebihi batas aman jika digunakan berulang kali.

• Penelitian di Ghana pada 12 merek lipstik menunjukkan sebagian besar mengandung kadmium di atas batas aman FDA (3 mg/kg).

• Di Indonesia pun, BPOM menemukan kadar kadmium rata-rata 0,8–1,2 ppm pada lipstik, baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar. Angka ini masih di bawah batas aman BPOM (3 ppm).

• Studi di Iran dan Nigeria melaporkan kadmium ditemukan di 29–66% sampel lipstik, dengan beberapa produk memiliki kadar hingga 20 µg/g, jauh di atas ambang batas aman.

Kandungan kadmium cenderung lebih tinggi pada lipstik dengan warna gelap, seperti merah tua atau cokelat, karena pigmen ini sering kali mengandung lebih banyak kontaminan logam berat.

Bahaya Kadmium bagi Kesehatan

Kadmium bersifat toksik dan dapat menumpuk di tubuh, terutama di ginjal, hati, tulang, dan paru-paru, melalui paparan jangka panjang.

Karena lipstik sering tertelan, misalnya saat makan, minum, atau menjilat bibir, risiko akumulasi kadmium menjadi lebih signifikan.

Berikut adalah potensi bahaya kesehatan berdasarkan penelitian:

• Kerusakan Ginjal: Kadmium dapat mengganggu fungsi ginjal dan bahkan menyebabkan gagal ginjal jika terakumulasi dalam jumlah besar.

• Risiko Kanker: Kadmium diklasifikasikan sebagai karsinogen.

Sebuah penelitian di India menghubungkan akumulasi kadmium dari lipstik dengan peningkatan risiko kanker paru-paru, terutama jika partikelnya terhirup.

• Gangguan Lain: Paparan kronis dapat menyebabkan osteoporosis, gangguan saraf, hipertensi, masalah reproduksi, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

• Risiko Khusus: Wanita yang menggunakan lipstik 2–3 kali sehari (menelan sekitar 20–30 mg lipstik/hari), ibu hamil, atau ibu menyusui lebih rentan.

Kadmium dapat masuk ke ASI, meningkatkan risiko bagi bayi.

Meski begitu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan bahwa kadar kadmium dalam lipstik umumnya sangat kecil dan tidak menyebabkan bahaya akut.

Namun, risiko akumulasi jangka panjang tetap perlu diwaspadai, terutama pada produk yang tidak diatur dengan ketat.

Cara Memilih dan Menggunakan Lipstik yang Aman

Untuk mengurangi risiko paparan kadmium, berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

• Pilih Produk Terpercaya: Cari lipstik dengan label ‘bebas logam berat’ atau sertifikasi seperti EWG Verified atau ECOCERT. Hindari lipstik murah yang tidak terdaftar BPOM.

• Perhatikan Warna: Lipstik dengan warna gelap (merah tua, cokelat) cenderung mengandung lebih banyak kadmium.

Pertimbangkan warna yang lebih terang atau produk berbahan alami.

• Gunakan Secukupnya: Oleskan lipstik tipis-tipis dan hapus sebelum makan atau minum untuk mengurangi risiko tertelan.

• Ganti Secara Berkala: Jangan gunakan lipstik yang sudah kedaluwarsa, biasanya 1–2 tahun setelah dibuka, karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi.

• Alternatif Alami: Coba lip tint atau lip balm berbahan alami, seperti beeswax atau minyak kelapa, yang cenderung lebih aman.

Penelitian menunjukkan bahwa hampir semua lipstik mengandung kadmium dalam jumlah kecil, meski kadarnya sering kali di bawah batas aman.

Namun, penggunaan berulang dalam jangka panjang, terutama pada produk yang tidak diatur, dapat meningkatkan risiko kesehatan.

Pilih produk yang terpercaya, memerhatikan cara penggunaan, dan memprioritaskan kosmetik berbahan alami untuk lebih menjaga kesehatan.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bahaya kadmiumbahaya lipstikgincukadmiumtertelan lipstik
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kendaraan mengantre pengisian BBM non-subsidi di SPBU Pertamina usai update harga BBM terbaru Februari 2026

Update Harga BBM Terbaru: Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite Turun Harga

Wisata susur Sungai Maron Pacitan

Wisata Pacitan Selain Pantai, Cocok untuk Keluarga dan Pencari Ketenangan

Doding Rahmadi resmi menjabat Ketua KONI Trenggalek periode 2026–2028

Rangkap Jabatan Tak Jadi Soal, Doding Rahmadi Sah Jadi Ketua KONI Trenggalek

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In