• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

AJI Malang Ingatkan Tragedi Kanjuruhan Belum Tuntas

ditulis oleh Editor
15 April 2023 08:13
Durasi baca: 3 menit
Diskusi Tragedi Kanjuruhan yang diinisiasi AJI Malang. Foto:Bacaini/A.Ulul

Diskusi Tragedi Kanjuruhan yang diinisiasi AJI Malang. Foto:Bacaini/A.Ulul

Bacaini.id, MALANG – Proses hukum perkara Tragedi Kanjuruhan yang menghilangkan nyawa 135 orang hingga kini masih jauh dari keadilan. Tragedi terbesar ketiga dalam sejarah sepak bola di dunia itu masih membekas dan menjadi perhatian publik.

Terakhir, vonis hukuman terhadap lima terdakwa berujung ompong. Tiga terdakwa dihukum satu tahun penjara dan dua terdakwa lain dari kepolisian diputus bebas. Keputusan itu menjadi kekecewaan mendalam, terutama bagi keluarga korban.

Meski putusan hukum sudah final, namun riak-riak gelombang pertanyaan masih terus mengalir. Kali ini, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang ikut menyoroti proses penegakan hukum itu lewat nobar karya jurnalistik diskusi publik yang digelar di Universitas Widyagama Malang, Jumat, 14 April 2023.

Perbincangan itu lebih fokus menyoroti soal bagaimana perspektif media dan hukum dalam melihat dan mempublikasikan Tragedi Kanjuruhan dengan tetap mengedepankan keadilan, namun tetap dalam perspektif independen.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Akademisi Hukum Universitas Widyagama Dr. Solehudin dan Jurnalis Senior Tempo dan MPO AJI Indonesia, Abdi Purmono. Diskusi publik tersebut diikuti puluhan mahasiswa, aktivis, jurnalis, dan masyarakat sipil.

Ketua AJI Malang, Benni Indo mengatakan, AJI Malang mengajak kembali masyarakat untuk menyuarakan Tragedi Kanjuruhan sebagai bentuk sikap ikut mengawal keadilan bagi korban.

“Kita mengajak untuk mendiskusikan melalui karya jurnalistik dengan perspektif media yang juga berperan. Sekaligus memberi gambaran dari segi hukum bagaimana kondisi perjalanan kasus saat ini,” jelas Benni, Jumat, 14 April 2023.

AJI Malang, lanjut Benni, mendorong jurnalis dan publik secara luas untuk terus mengawal tragedi kemanusiaan tersebut. Di mana, hingga saat ini korban masih belum mendapatkan keadilan sepadan dari kasus yang menimpa orang terdekat mereka.

“Melihat perkembangan hukumnya sekarang, isu Tragedi Kanjuruhan masih harus dikawal bersama,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Jurnalis senior Abdi Purmono yang dalam diskusi tersebut banyak menyoroti mengenai proses jurnalis dalam mengambil posisi. Secara independen namun tetap objektif memberitakan tragedi. Terlebih dalam hal peliputannya yang memang banyak menguras emosi.

“Tragedi Kanjuruhan mengingatkan kita pada peristiwa di tahun 1998 yang mana dalam hal pengamanan militer dan polisi masih sama brutalnya. Seperti peristiwa semanggi bagaimana polisi melepaskan tembakan kepada massa aksi. Ini menandakan bahwa reformasi tidak selesai,” ujar Abdi.

Sementara itu, wakil Koordinator Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (TATAK), Solehudin menegaskan bahwa sampai saat ini perjuangan keluarga korban kanjuruhan masih belum selesai. Langkah-langkah hukum lain terus dilakukan. Sebab itu juga memerlukan pengawalan bersama oleh publik dan media.

“Kita masih harus terus melakukan langkah-langkah strategis demi keadilan para korban. Meskipun laporan kedua berupa laporan model B yang diajukan terakhir kemarin mendapatkan respon akan dihentikan. Upaya lain akan dilakukan agar kasus ini tidak menggantung,” ungkap Solehudin.

Solehudin memberikan gambaran dalam film yang diputar saat nobar, tampak keluarga korban yang begitu terpukul dengan fakta yang harus mereka terima. Mereka masih gigih berjuang. Laporan yang diajukan terus dipertanyakan para korban hingga saat ini.

”Soal laporan model B, sudah ada 9 kali surat pemberitahuan perkembangan penyidikan, hingga terakhir mediasi dengan Kapolres Malang ada indikasi akan dihentikan. Di sisi lain, ini menjadi peluang bagi kita untuk mengambil langkah strategis lain,” paparnya.

Mewakili Universitas Widyagama, Dekan Fakultas Hukum, Purnawan Dwikora Negara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya diskusi publik ini. Baginya keadilan dalam Tragedi Kanjuruhan harus terus disuarakan, termasuk melalui diskusi-diskusi publik.

“Harus terus didengungkan. Saya sendiri terkejut dengan putusan hakim yang terlalu dipaksakan. Mari kita sama-sama belajar menjadi manusia atas kasus yang ada ini dan ini akan menjadi catatan kelam Malang Raya yang harus menjadi perhatian bersama,” ajak Purnawan.

Penulis: A.Ulul
Editor: Novira

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: aliansi jurnalis independenMalangtragedi kanjuruhan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kreator Filipina sebelum makan kepiting beracun untuk konten

Viral Mati Konyol Demi Konten: Kreator 51 Tahun Tewas Usai Santap Kepiting Beracun

Konferensi pers Polres Trenggalek terkait penipuan BCA Mobile palsu

Kebelet Pinjaman Bank Rp1 Miliar, Ibu di Trenggalek Malah Kehilangan Rp150 Juta

Ilustrasi pasangan suami istri berbincang hangat di kamar tidur

Saat Hasrat Bercinta Istri Meredup, Ternyata Bukan Karena Tak Cinta

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In