• Login
Bacaini.id
Tuesday, April 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ahli Mesin ITB Ingatkan Bahaya Mencampur BBM dengan RON Berbeda

ditulis oleh Redaksi
5 March 2025 15:23
Durasi baca: 2 menit
Perakitan motor di pabrikan Honda. Foto: astra.co.id

Perakitan motor di pabrikan Honda. Foto: astra.co.id

Bacaini.ID, KEDIRI – Pakar teknik mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) memperingatkan bahaya mencampur bahan bakar minyak dengan RON berbeda. Keberadaan kerak di ruang pembangkaran dan mesin bisa naik.

Peringatan ini disampaikan Prof. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen teknik mesin ITB. Dikutip dari laman astra-honda.com, ia mengatakan jika pencampuran BBM memiliki efek negatif. Contohnya BBM berlabel Pertamina seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.

Menurut Trui Yuswidjajanto, masing-masing jenis BBM memiliki kandungan yang berbeda-beda. Misalnya saja zat aditif hanya ada di Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo. Sedangkan untuk Premium tidak ada aditif. 

“Maka nanti dosisnya (zat aditif) akan turun setengahnya. Secara oktan mungkin kita dapat kalau mencampur (bensin), tapi bahayanya deposit (kerak) justru naik,” jelas Tri Yuswidjajanto yang juga peneliti di LAPI ITB.

Aditif merupakan detergen yang berfungsi membersihkan deposit yang muncul, mulai dari saluran masuknya BBM, hingga hasil pembakaran di ruang bakar. Semakin banyak deposit yang tertinggal bisa merusak mesin. Hal ini dapat terjadi pada klep sehingga klep bisa macet.

Kerusakan terjadi saat katup balik kurang cepat dan bisa bertabrakan dengan piston lalu membuatnya bengkok. Alhasil, mesin menjadi macet dan tidak bisa menyala.

Diketahui Pertamina memiliki tiga jenis BBM yang cocok digunakan untuk motor, Pertalite RON 90, Pertamax RON 92 dan Partamax Turbo RON 98. Jika ingin berganti RON BBM terdapat dua cara, pertama mengosongkan tangki BBM terlebih dahulu dan cara kedua adalah langsung mencampurnya.

Penggunaan BBM dengan Research Octane Number (RON) rendah sangat berisiko bagi mesin mobil atau sepeda motor. BBM RON rendah akan menurunkan performa dan memburuknya emisi gas buang kendaraan bermotor. Sehingga membuat mesin mengelitik (knocking), sampai risiko terburuk yaitu ruang bakar berlubang.

Secara termodinamika, knocking terjadi karena BBM RON rendah tidak tahan terhadap tekanan atau temperatur tinggi, akibatnya BBM bisa terbakar sebelum waktunya untuk dinyalakan oleh api dari busi. Pembakaran yang terjadi bukan dari busi itulah yang disebut knocking.

Karena itu jika mesin kendaraan kita dirancang untuk oktan tinggi maka harus mempergunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Jika tidak, maka akan terjadi off-designoperation atau operasi mesin di luar perancangan.

Ibarat tubuh yang membutuhkan makanan bergizi, BBM dengan angka oktan tinggi adalah ‘makanan’ sehat untuk kendaraan bermotor.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bbmITBmesin motorpertaminaRON
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan pers kepada awak media di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, pada Selasa, 28 April 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Presiden Instruksikan Investigasi Penyebab Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Kondisi kereta api yang bertabrakan di Stasiun Bekasi. Foto: X @Merapi Uncover

Kecelakaan KRL Commuter vs KA Argo Bromo Anggrek, 14 Meninggal Dunia

Laptop murah 3 jutaan untuk pelajar 2026

Rekomendasi Laptop Murah 3 Jutaan Terbaik 2026 untuk Pelajar dan Mahasiswa

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal Kredit Sawit BRI Rp1,7 Triliun Seret 12 Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In