• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cegah Korupsi, Puluhan Jurnalis Ikuti Pelatihan Membaca APBD

ditulis oleh
4 April 2021 20:09
Durasi baca: 3 menit
Anggota DPRD Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono dalam pelatihan membaca APBD yang digelar AJI Kediri Foto: Bacaini/HTW

Anggota DPRD Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono dalam pelatihan membaca APBD yang digelar AJI Kediri Foto: Bacaini/HTW

Bacaini.id, KEDIRI – Puluhan jurnalis di Kediri mengikuti kegiatan pelatihan teknik pembacaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Sabtu, 3 April 2021. Pelatihan dilakukan di area belakang Masjid Al-Khalid, Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Pelatihan ini digelar oleh organisasi profesi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri dan merupakan rangkaian kegiatan Konferensi Kota (Konferta) AJI ke-6. Narasumber yang dihadirkan dari Malang Corruption Watch (MCW) Januan Tarigan dan Lutfi Mahmudiono, anggota DPRD Kabupaten Kediri.

baca ini Dwidjo: Orang Tak Lagi Rindu Pada Kabar

Dalam paparannya MCW mendorong peran media massa dalam menyuarakan tema anti korupsi dan nepotisme. Dengan memahami APBD akan meningkatkan peran jurnalis dalam menekan potensi terjadinya korupsi dan nepotisme.

“Peran media sebagai salah satu fungsi kontrol. Dengan memahami cara membaca APBD, maka teman-teman media bisa lebih jelas mengetahui jika ada kecurangan, mulai dari pendapatan dan pembelanjaan anggaran belanja daerah. Sehingga bisa menyampaikan yang sebenarnya kepada masyarakat,” terangnya.

baca ini Jurnalis Kediri Kecam Penganiayaan Wartawan Tempo

Pentingnya peran jurnalis untuk mengerti teknik pembacaan APBD juga disampaikan oleh Lutfi Mahmudiono. Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Partai Nasdem ini mengatakan pelatihan teknik pembacaan APBD yang digelar AJI Kediri bisa menjadi contoh peningkatan partisipasi publik pada anggaran negara.

“Media merupakan salah satu elemen terpenting di suatu daerah, sudah seharusnya mereka memiliki wawasan terkait teknik pembacaan APBD. Media yang menjembatani antara masyarakat dengan pemerintah, begitu juga terkait APBD, itu juga menjadi hak masyarakat untuk tahu,” papar Lutfi.

Apresiasi atas pelatihan tersebut juga disampaikan legislator DPRD Kota Kediri dari Partai Demokrat Ashari. Dalam kesempatan itu Ashari memaparkan beberapa hal dalam penyusunan APBD yang harus mendapat perhatian media.

baca ini Ika Ningtyas Sejarah Pemimpin AJI Perempuan

Dia juga membeberkan beberapa ketimpangan dalam pelaksanaan dan pengawasan APBD Pemkot Kediri selama ini. “Kami tidak bisa berjalan sendiri dalam melakukan pengawasan, butuh bantuan media,” katanya.

Kegiatan pelatihan yang digelar di kompleks kantor Redaksi Bacaini.id dan didukung PT Gudang Garam Tbk. ini diikuti sedikitnya 40 jurnalis dari Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, hingga Madiun. Mereka dengan tekun mengikuti pelatihan dan menyampaikan pertanyaan kritis terkait pengelolaan keuangan daerah.

“Pelatihan ini menarik bagi saya, dengan kita mengetahui cara membaca APBD, kita akan bisa tahu secara rinci mulai dana operasional, anggaran pendapatan, anggaran pembelanjaan dan yang lainnya. APBD harus diungkapkan secara transparan untuk kepentingan masyarakat,” Irvan Kholis, wartawan Harian Bhirawa yang menjadi peserta pelatihan.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: AJIAJI KediriAPBD
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pete makanan kampung dijual sebagai luxury ingredient di supermarket Eropa

Pete Makanan Kampung Jadi Luxury Ingredient di Eropa, Harganya Tembus Rp600 Ribu per Kg

Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In