• Login
Bacaini.id
Tuesday, March 10, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Harga Kedelai Melambung, Produsen Tahu di Kota Kediri Bingung

ditulis oleh
6 January 2021 21:02
Durasi baca: 2 menit

KEDIRI – Sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah terpuruk di masa pandemi, kedelai pun saat ini melambung. Begitu yang dirasakan produsen tahu di Kampung Tahu Kelurahan Tinalan, Kota Kediri.

Salah satu produsen tahu sekaligus wakil ketua Asosiasi Pengrajin Tahu Kota Kediri Jamaludin mengatakan, saat ini harga 1 kg kedelai mencapai Rp 9.200, padahal biasanya 1 Kg kedelai hanya dijual Rp 7.000 saja. “Stabilnya itu harga Rp 7.000 sudah normalnya,” kata Jamal pada Bacaini.id, Rabu 6 Januari 2021.

Hal tersebut tentu membuat pengrajin tahu di Kota Kediri merasa terpukul. Padahal pada hari sebelumnya usaha tahu sempat menggeliat, karena kenaikan harga bahan baku, sekarang banyak pengusaha yang tutup karena mengalami penurunan. Baik produksi hingga pendapatan turun sekitar tiga hingga empat bulan ini.

Dengan kenaikan harga kedelai tersebut tentu tidak bisa dibandingkan dengan harga tahu yang hanya Rp 1000 setiap satu bijinya. Sedangkan jika bahan kedelai untuk produksi tahu dikurangi yang terjadi adalah kualitas tahu menurun. Sehingga konsumen juga enggan untuk membeli.

Saat ini Jamal mengaku setiap harinya hanya membuat tahu sekitar 2 sampai 3 masakan. Padahal sebelumnya setiap satu hari bisa 7 masakan. Sedangkan sekali memasak kedelai yang digunakan sebanyak 18 kg. “Itu hanya untuk tahu takwa, karena saya cuma produksi tahu takwa,” imbuh Jamal.

Kedelai yang mengalami peningkatan harga bukan hanya kedelai import, menurut Jamal kedelai lokal mengalami peningkatan harga lebih tinggi dan sudah lebih lama. Harga kedelai lokal yang dikatakannya bahkan hingga mencapai Rp 10.000. Untuk itu dalam produksi tahu Jamal menggunakan kedelai import.

Selain lebih murah, saat ini, kedelai import dinilai lebih bersih jika dibandingkan dengan kedelai lokal yang juga lebih bermacam-macam jenisnya dan juga lebih sulit terutama dalam proses pembersihan. Tetapi untuk kualitas rasa kedelai lokal memang lebih menjanjikan.

Disinggung mengenai siasat untuk berjalannya produksi, Jamal mengatakan belum  bisa berbuat banyak. Dia hanya tetap melakukan produksi dengan mencampurkan kedelai lokal dengan kedelai impor dalam produksi tahunya.

“Kalau tutup kami tidak dapat apa-apa, tetapi kalau buka kami juga kurang untuk membeli bahan kedelainya, jadi ya memang bingung,” tutupnya.

Penulis : Novira Kharisma

Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Kedelai mahalTahu taqwa
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Bupati Tulungagung Gatut Sunu menyerahkan SK pensiun kepada ASN Pemkab Tulungagung di Pendopo Kongas Arum

83 ASN Pemkab Tulungagung Pensiun, Bupati Gatut Sunu Serahkan SK dan Tali Asih Korpri

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo saat sosialisasi SPPT PBB-P2 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Minta Distribusi SPPT PBB-P2 2026 Dipercepat

Perbaikan jalan rusak di Kabupaten Trenggalek menjelang Lebaran Idul Fitri 2026

Jalan Rusak di Trenggalek Mulai Diperbaiki Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, Pemkab Siapkan Rp95 Miliar

  • Bkami GM. Foto: istimewa

    Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Xiaomi 17 & Xiaomi 17 Ultra, Flagship Bertenaga dengan Kamera Leica

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In