Bacaini.ID, KEDIRI – Belajar mengolah hasil pertanian tak harus selalu berlangsung di ruang kelas atau laboratorium sekolah. Sebanyak 22 siswa jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK PGRI 2 Kediri mendapat pengalaman berbeda dengan mengikuti praktik membuat kue bolen aneka filling di kantor redaksi Bacaini.ID.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Rubrik BacaGaya melalui Cooking Class. Selama lebih dari lima jam, para siswa mengikuti dua sesi pembelajaran, mulai dari pengenalan teori dasar baking hingga praktik langsung membuat bolen di dapur dengan peralatan profesional.
Dipandu Galuh Hapsari, praktisi kuliner sekaligus penanggung jawab Cooking Class BacaGaya, para siswa diajak mengenal tahapan pembuatan bolen, teknik pengolahan adonan, mengembangkan variasi isian atau filling, hingga perhitungan harga strategi menjualnya.

Suasana belajar berlangsung penuh antusias. Bagi sebagian siswa, kesempatan praktik di dapur profesional menjadi pengalaman baru yang memberikan gambaran lebih nyata tentang proses produksi makanan, termasuk standar kerja yang dibutuhkan dalam industri kuliner.
Guru pembimbing APHP SMK PGRI 2 Kediri, Frida Nurma Zahnia, mengatakan, pihaknya memilih Bacaini.ID sebagai mitra praktik karena memiliki pengalaman menggelar program Cooking Class yang dinilai berkualitas di Kediri.
Selain itu, ketersediaan peralatan dapur modern dan fasilitas praktik yang memadai menjadi pertimbangan penting. Menurut dia, pengalaman semacam ini dibutuhkan untuk memperluas wawasan sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha setelah lulus.
Sementara itu, Galuh Hapsari mengapresiasi keseriusan para siswa selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Meski berlangsung berjam-jam, mereka tetap menunjukkan minat belajar yang tinggi hingga sesi praktik berakhir.

Galuh berharap pengalaman tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan pembelajaran sesaat. Lebih dari itu, keterampilan yang diperoleh bisa menjadi bekal bagi para lulusan SMK untuk mengembangkan usaha kuliner secara profesional.
Melalui Cooking Class BacaGaya, Bacaini.ID membuka ruang kolaborasi dengan sekolah maupun lembaga pendidikan yang ingin memberikan pengalaman belajar praktis di bidang kuliner. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan keterampilan di dunia usaha.
Sebab, di tengah semakin terbukanya peluang bisnis kuliner, kemampuan mengolah produk pangan bukan hanya keterampilan tambahan, melainkan juga bisa menjadi modal untuk membangun usaha mandiri.(htw/edt)




