Poin Penting:
- Progres pembangunan: MCK umum empat bilik di Desa Pojok, Campurdarat, telah mencapai 55 persen.
- Target pengerjaan: Atap ditargetkan tertutup dalam tiga hari, sedangkan finishing diupayakan selesai maksimal lima hari.
- Manfaat program: TMMD juga menjalankan rehabilitasi RTLH, jambanisasi, pembangunan musala, dan jalan rabat beton untuk membantu masyarakat.
Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Pembangunan MCK umum Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, terus dikebut oleh Satgas TMMD Tulungagung 2026. Progres pengerjaan fasilitas mandi cuci kakus empat bilik tersebut telah mencapai 55 persen, dengan target bagian utama segera tuntas dan proses finishing selesai dalam lima hari ke depan.
Satgas TMMD Tulungagung diketahui juga melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), program jambanisasi, dan pembangunan musala. “Untuk MCK umum yang terdiri dari empat bilik di lapangan Desa Pojok, Satgas TMMD menargetkan pengerjaan bagian utama dapat segera dituntaskan dalam beberapa hari ke depan,” ujar Letkol Arh Hanny Galih Satrio, Komandan Satgas TMMD Tulungagung.
Ditargetkan dalam tiga hari ke depan bagian atap MCK empat bilik tersebut sudah tertutup. Maksimal sudah finishing dalam lima hari. Kendati demikian, percepatan pengerjaan tetap menyesuaikan perkembangan lapangan. Satgas TMMD akan mengevaluasi kebutuhan jam kerja dan personel. “Soal pengerjaan nanti kita lihat progresnya. Kalau harus menambah jam pengerjaan atau menambah jumlah personel, nanti kita lihat,” jelas Hanny Galih Satrio.
Lebih jauh disampaikan, pelaksanaan program TMMD Tulungagung diharapkan bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan MCK umum dan jalan rabat beton, misalnya, diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
“Harapan kami, bisa membantu masyarakat dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Termasuk pembangunan MCK dan jalan rabat, itu juga untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Kepala Desa Pojok, Ismiati, mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan program TMMD yang berlangsung di wilayahnya. (*)




