Bacaini.id, TRENGGALEK – Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Anggota Ombudsman RI, Radian Syam, ke Kabupaten Trenggalek, Rabu (14/10/2026).
Program prioritas Presiden RI ini dinilai perlu dijaga keberlanjutannya agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik.
Kedatangan Radian Syam disambut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Pertemuan tersebut tidak hanya membahas perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat, tetapi juga menjadi ruang diskusi mengenai peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Radian Syam mengapresiasi perkembangan Sekolah Rakyat di Trenggalek yang berdasarkan informasi diterimanya telah memiliki bangunan permanen.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi modal penting untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah.
“Informasi yang kami terima, di sini di Trenggalek sudah permanen, ini luar biasa artinya kita berharap mudah-mudahan ini bisa dijaga dengan baik kemudian terlaksanalah apa yang menjadi program prioritas tersebut,” kata Radian Syam.
Bagi Trenggalek, pembangunan fasilitas pendidikan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.
Namun, keberhasilan program tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan, melainkan juga dari bagaimana pengelolaannya dapat berjalan baik dan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mochamad Nur Arifin menyebut diskusi bersama Ombudsman turut menyinggung sejumlah persoalan strategis daerah, mulai dari penanganan kemiskinan hingga pemutakhiran data melalui pendesilan.
“Banyak yang kita bicarakan mulai dari bagaimana penanganan kemiskinan, bagaimana pendesilan dan lain sebagainya, kami sudah bercerita banyak,” terang Mas Bupati Ipin.
Ia juga berharap Ombudsman dapat memberikan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Masukan tersebut diperlukan sebagai bahan perbaikan agar tata kelola pemerintahan semakin baik, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Dan kami mohon evaluasi juga dari Ombudsman untuk kita bisa meningkatkan tata kelola lebih baik,” sambungnya.
Mas Ipin menambahkan, pelaksanaan program prioritas pemerintah perlu diperkuat dengan mitigasi sejak awal. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya bergerak ketika persoalan muncul, tetapi mampu mengantisipasi berbagai kendala agar program berjalan sesuai tujuan.
“Nah, komitmen itu yang kita diskusikan untuk bagaimana semua program Presiden bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Melalui pertemuan ini, Pemkab Trenggalek berharap evaluasi dan pendampingan Ombudsman dapat memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan program prioritas pemerintah berjalan optimal dan berkelanjutan.(abi/adv)




