Poin Penting:
- Siswi SD berusia 10 tahun ditemukan meninggal dunia di dasar kolam renang Leebambo, Trenggalek.
- Korban mengikuti kegiatan renang bersama sembilan temannya. Ia diduga tenggelam setelah bergeser ke bagian kolam dengan kedalaman sekitar 1,30 meter.
- Polisi memeriksa tempat kejadian perkara dan sejumlah saksi. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Bacaini.ID, TRENGGALEK – Seorang siswi kelas IV SDN 2 Prigi berusia 10 tahun ditemukan meninggal dunia di dasar kolam renang umum Leebambo, Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (12/10/2026). Korban berinisial TAZ diduga tenggelam saat mengikuti kegiatan olahraga renang bersama sembilan temannya.
Bocah tenggelam di Trenggalek tersebut sebelumnya diketahui berangkat bersama sembilan temannya untuk mengikuti kegiatan olahraga renang. Mereka berangkat sekitar pukul 09.00 WIB dengan sepeda angin dan didampingi seorang guru saat berada di kolam renang Leebambo Trenggalek. Berdasarkan laporan kepolisian, korban diduga tidak mahir berenang.
Saat di kolam, korban diduga bergeser ke bagian dengan kedalaman sekitar 1,30 meter. Yang bersangkutan tenggelam dan tidak segera diketahui teman dan guru yang mendampingi. Saat ditemukan di dasar kolam, korban langsung mendapat pertolongan. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Keterangan yang disampaikan Imam Muslim, Kepala Desa Prigi kepada polisi, peristiwa terjadi pukul 10.30 WIB. Kapolsek Watulimo, Iptu Sumarsono, membenarkan peristiwa yang terjadi. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.
“Polisi juga melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mendampingi tim medis dalam pemeriksaan luar terhadap jenazah korban,” jelas Sumarsono Selasa (13/10/2026).
Atas peristiwa yang terjadi, diimbau dilakukan pendampingan dan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya terkait dengan kegiatan berenang. Pengelola kolam renang dan pendamping kegiatan juga perlu memastikan keamanan.
“Anak-anak tetap berada di area yang aman sesuai kemampuan berenang mereka,” pungkasnya. (aby/sa)




