• Login
Bacaini.id
Sunday, October 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Rambut Rontok Setelah Melahirkan, Mengapa Bisa Separah Ini?

Kerontokan rambut setelah persalinan umumnya bersifat sementara akibat perubahan hormon. Kenali penyebab, waktu pemulihan, dan tanda yang perlu diperiksa dokter

ditulis oleh Solichan Arif
11 October 2026 18:23
Durasi baca: 4 menit
Ibu menyisir rambut yang rontok setelah melahirkan

Rambut rontok setelah melahirkan umumnya bersifat sementara akibat perubahan hormon, tetapi kerontokan yang tidak wajar perlu diperiksa (foto ilustrasi)

Reporter: Bromo Liem | Editor: Solichan Arif

Poin Penting:

  • Perubahan hormon setelah persalinan membuat rambut yang sebelumnya bertahan dalam fase pertumbuhan memasuki fase rontok secara bersamaan.
  • Kerontokan dapat memuncak sekitar empat bulan setelah persalinan dan umumnya berangsur membaik sebelum bayi berusia satu tahun.
  • Kerontokan yang sangat berat, bercak botak, masalah kulit kepala, atau keluhan lain perlu dievaluasi dokter.

Bacaini.ID, KEDIRI – Rambut rontok setelah melahirkan bisa membuat perempuan terkejut, terutama ketika helai rambut terlihat menumpuk di sisir, bantal, hingga kamar mandi. Penyebab rambut rontok setelah melahirkan umumnya berkaitan dengan perubahan hormon setelah persalinan dan bersifat sementara. Namun, mengapa kerontokan bisa terlihat begitu parah, dan berapa lama rambut akan kembali normal.

Perubahan hormon selama kehamilan dan setelah melahirkan membuat siklus pertumbuhan rambut ikut berubah. Kondisi ini dikenal postpartum hair loss dan sering berkaitan dengan telogen effluvium. Meski demikian, rambut rontok pasca persalinan tidak boleh langsung dianggap normal. Apalagi hal itu berlangsung terlalu lama, sangat berat, atau disertai keluhan lain, pemeriksaan medis diperlukan untuk mencari kemungkinan penyebab lain.

Mengapa Rambut Banyak Rontok Setelah Melahirkan?

Rambut manusia tidak tumbuh secara bersamaan. Setiap helai berada dalam siklus pertumbuhan yang terdiri dari fase pertumbuhan (anagen), fase transisi, dan fase istirahat (telogen), sebelum akhirnya rontok. Selama kehamilan, peningkatan hormon estrogen dapat memperpanjang fase pertumbuhan rambut.

Akibatnya, lebih sedikit rambut yang memasuki fase istirahat dan rontok. Inilah salah satu alasan rambut sebagian perempuan terlihat lebih tebal selama hamil. Setelah persalinan, kadar estrogen kemudian turun. Rambut yang sebelumnya tertahan dalam fase pertumbuhan dapat memasuki fase istirahat secara lebih bersamaan. Beberapa waktu kemudian, rambut-rambut tersebut akhirnya rontok.

American Academy of Dermatology Association (AAD) menjelaskan bahwa kerontokan ini merupakan bentuk excessive hair shedding yang dapat terjadi setelah melahirkan. Kondisi tersebut biasanya bukan berarti folikel rambut rusak atau rambut akan hilang secara permanen.

Kerontokan umumnya mulai terlihat beberapa bulan setelah persalinan. AAD menyebut rambut rontok dapat mencapai puncaknya sekitar empat bulan setelah melahirkan. Setelah itu, pertumbuhan rambut biasanya berangsur kembali. Jadi, ketika seorang ibu melihat rambut rontok cukup banyak beberapa bulan setelah persalinan, kondisi tersebut tidak selalu berarti tubuh mengalami kekurangan nutrisi atau rambut rusak akibat perawatan.

Berapa Lama Rambut Rontok Setelah Melahirkan Akan Berhenti?

Waktu pemulihan dapat berbeda pada setiap perempuan. Pada banyak kasus, rambut akan kembali ke pola pertumbuhan sebelumnya setelah fase kerontokan selesai. Namun, prosesnya tidak berlangsung dalam hitungan hari.

AAD menyebut sebagian besar perempuan dapat melihat rambut kembali ke kondisi normal sebelum ulang tahun pertama bayi. Jika rambut belum kembali seperti sebelumnya setelah periode tersebut, terutama bila kerontokan tetap berlangsung, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu mengetahui penyebabnya.

Selama masa pemulihan, rambut sebaiknya diperlakukan dengan lebih lembut. Hindari terlalu sering menggunakan alat pemanas bersuhu tinggi, pewarnaan atau proses kimia yang berlebihan, serta gaya rambut yang menarik rambut terlalu kencang.
Pola makan juga tetap penting.

Tubuh membutuhkan protein, zat besi, zinc, vitamin, dan berbagai nutrisi lain untuk mempertahankan kesehatan rambut. Namun, bukan berarti ibu yang mengalami kerontokan harus langsung membeli suplemen rambut.

Konsumsi suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan, jika diperlukan, hasil pemeriksaan. Kelebihan beberapa nutrisi juga tidak otomatis membuat rambut tumbuh lebih cepat.

Selain itu, perempuan yang baru melahirkan juga perlu memperhatikan asupan makanan secara keseluruhan, terutama jika sedang menyusui. Pembatasan makan yang terlalu ketat setelah persalinan dapat membuat kebutuhan nutrisi sulit terpenuhi.

Kapan Rambut Rontok Setelah Melahirkan Perlu Diperiksa?

Kerontokan setelah melahirkan memang umum, namun bukan berarti semua kerontokan dapat dianggap sebagai efek hormon.

Jika rambut rontok sangat berat, muncul area kepala yang terlihat semakin menipis, terdapat bagian kepala yang botak dengan pola tertentu, atau kulit kepala mengalami gatal, kemerahan maupun bersisik, pemeriksaan dokter diperlukan.

Kerontokan yang terus berlangsung juga perlu diperhatikan jika tidak menunjukkan tanda membaik setelah beberapa bulan. Dokter dapat mengevaluasi kemungkinan penyebab lain, termasuk kekurangan zat besi atau gangguan tiroid.

Gangguan tiroid juga perlu menjadi perhatian setelah melahirkan karena postpartum thyroiditis dapat terjadi pada sebagian perempuan. Kondisi ini dapat menimbulkan perubahan fungsi tiroid dan memiliki gejala yang berbeda tergantung fasenya. Keluhan seperti kelelahan yang tidak biasa, perubahan berat badan, jantung berdebar, mudah merasa kedinginan atau kepanasan dapat menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Yang tidak kalah penting, rambut rontok setelah melahirkan tidak perlu menjadi alasan untuk panik. Pada banyak perempuan, kondisi ini merupakan bagian dari perubahan normal siklus rambut setelah perubahan hormon kehamilan.

Perawatan rambut yang lembut, pola makan seimbang, serta kesabaran selama proses pertumbuhan kembali biasanya lebih diperlukan daripada mencoba berbagai produk penumbuh rambut secara sembarangan.

Jika kerontokan terasa tidak wajar atau disertai keluhan lain, mencari penyebabnya jauh lebih penting daripada sekadar menutupinya dengan produk kosmetik. Dengan begitu, perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh, sementara ibu tetap dapat menjalani masa setelah persalinan tanpa terlalu cemas terhadap perubahan rambut yang sebenarnya sering kali bersifat sementara. (bl/sa)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: bacaini.idkehamilanmelahirkanPerempuanrambut rontok
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ibu menyisir rambut yang rontok setelah melahirkan

Rambut Rontok Setelah Melahirkan, Mengapa Bisa Separah Ini?

Inspeksi keselamatan perlintasan kereta api malam hari oleh KAI Daop 7 Madiun

Tilik Malam di Kediri dan Tulungagung, VP KAI Daop 7 Cek Keselamatan Perlintasan

Kuku rapuh dan gampang patah akibat berbagai faktor

Kuku Rapuh dan Gampang Patah? Ini Biang Keroknya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In