• Login
Bacaini.id
Sunday, October 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Fawait Dorong TIDAR Perkuat Kaderisasi Anak Muda

ditulis oleh Hari Tri Wasono
3 October 2026 17:38
Durasi baca: 3 menit
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang TIDAR Kota Surabaya serta Pelatihan Tunas I dan II TIDAR Surabaya

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang TIDAR Kota Surabaya serta Pelatihan Tunas I dan II TIDAR Surabaya

Reporter: Mega | Editor: Hari Tri Wasono

Bacaini.ID, JEMBER – Kaderisasi menjadi salah satu fokus Tunas Indonesia Raya (TIDAR) dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mengambil peran lebih besar di ruang publik.

Hal itu disampaikan Bupati Jember sekaligus Ketua Pengurus Daerah TIDAR Jawa Timur, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang TIDAR Kota Surabaya serta Pelatihan Tunas I dan II TIDAR Surabaya, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang digelar di Surabaya Suites Hotel, Jalan Plaza Boulevard, Surabaya, tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi TIDAR. Pesertanya tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga sejumlah daerah seperti Mojokerto, Sidoarjo, dan Gresik.

Gus Fawait mengatakan, kaderisasi tidak bisa dipandang sebagai proses yang berlangsung singkat. Menurutnya, organisasi menjadi ruang bagi anak muda untuk belajar mengambil tanggung jawab, membangun karakter, sekaligus memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

“TIDAR adalah kawah candradimuka calon pejuang Partai Gerindra masa depan dan kawah candradimuka pemimpin masa depan,” ujar Gus Fawait.

Ia menilai kemampuan berorganisasi saja belum cukup untuk membentuk seorang pemimpin. Kader juga perlu memiliki karakter serta pengalaman dalam menghadapi berbagai persoalan sebelum nantinya dipercaya memegang tanggung jawab yang lebih besar.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga mengaitkan proses kaderisasi TIDAR dengan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas.

“Saya berpesan bahwa tekad Presiden Prabowo untuk membawa Indonesia menuju Indonesia Emas dan arahan Ketua Umum TIDAR, Sis Rahayu, betul-betul menjadi pondasi kita berproses di TIDAR,” katanya.

Karena itu, ia mendorong kader TIDAR untuk terus meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat karakter. Proses tersebut, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

“Kita harus terus membangun kapasitas, memperkuat karakter, dan pada akhirnya hadir untuk membela wong cilik yang selama ini termarjinalkan,” ujarnya.

Menurut Gus Fawait, kepemimpinan tidak terbentuk secara instan. Pengalaman berorganisasi dan kesempatan menerima tanggung jawab menjadi bagian dari proses sebelum seorang kader mengambil peran yang lebih besar.

Penguatan organisasi hingga tingkat cabang juga dinilai menjadi bagian dari proses tersebut. Dengan kaderisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kader muda diharapkan memiliki bekal organisasi dan kepemimpinan ketika nantinya terlibat lebih jauh dalam kehidupan publik.

Pelatihan Tunas I dan II TIDAR menjadi salah satu wadah untuk proses tersebut. Kegiatan itu memberikan pembekalan mengenai politik dan organisasi sekaligus menjadi ruang bagi kader muda untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Revitalisasi Gerakan Pemuda; Mengukuhkan TIDAR sebagai Lokomotif Kepemimpinan dan Network Pembangunan Daerah”.

Ketua TIDAR Surabaya, Rivaldo Fabiansa Romadona, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan politik bagi kader muda.

“Acara hari ini adalah untuk pelatihan Tunas I dan II. Yang pertama adalah pendidikan politik untuk kader-kader kita. Tujuannya tentu juga untuk terus mendorong Partai Gerindra,” ujar Rivaldo.

Materi pelatihan disampaikan oleh pemateri dari Pengurus Pusat TIDAR dan TIDAR Jawa Timur. Peserta dari sejumlah daerah di Jawa Timur turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. (meg/adv)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi seorang ibu yang merenungkan perubahan identitas dirinya setelah memiliki anak

Menjadi Ibu Bikin Perempuan Kehilangan Diri Sendiri, Mengapa?

Dapur minimalis berukuran kecil dengan kabinet terang dan penyimpanan tertata agar terlihat lebih lega

Dapur Sempit Terasa Sesak? Ini 7 Cara Membuatnya Lebih Lega Tanpa Renovasi

Prajurit pribumi KNIL pada masa kolonial Belanda

Siasat Belanda Memecah Belah Tentara Pribumi di Tubuh KNIL

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In