Poin Penting:
- KAI Daop 7 Madiun menyerahkan bingkisan kepada Petugas Jaga Lintasan (PJL) dan seragam untuk 53 porter.
- Seragam porter diberikan untuk petugas di Stasiun Madiun, Jombang, Kediri, dan Blitar.
- HUT ke-81 KAI mengusung tema “Semakin Melayani” dengan penekanan pada peningkatan pelayanan dan keselamatan
Bacaini.ID, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) genap berusia 81 tahun. Di peringatan HUT ke-81 KAI pada 28 September 2026, KAI Daop 7 Madiun menyerahkan bingkisan kepada Petugas Jaga Lintasan (PJL) dan baju seragam bagi 53 orang porter di stasiun Madiun, Jombang, Kediri dan Blitar.
Dengan mengusung tema peringatan HUT ke-81 ‘Semakin Melayani’, Daop 7 Madiun memperkuat komitmen terus meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, andal, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Tohari, Manajer Humas Daop 7 Madiun, mengatakan, dengan ulang tahun KAI 2026 atau bertambahnya usia perusahaan, hal itu harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan budaya keselamatan dalam setiap lini operasional.
“HUT ke-81 KAI bukan hanya momentum untuk merayakan perjalanan panjang perusahaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” terang Tohari dalam keterangan rilisnya Senin (28/9/2026).
Kegiatan penyerahan bingkisan kepada PJL dan baju seragam untuk porter merupakan bagian dari kontribusi nyata KAI dalam mendukung pendidikan dan sosial lingkungan secara berkelanjutan. Termasuk juga aksi bakti sosial donor darah. Sebelumnya juga telah diserahkan Program Bina Lingkungan TJSL sebesar Rp 471.775.000.
Sementara peringatan HUT ke-81 KAI di wilayah Daop 7 Madiun dilaksanakan melalui kegiatan Family Gathering di Kantor KAI Daop 7 Madiun. Kegiatan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan insan KAI sekaligus merefleksikan perjalanan perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semangat ‘Semakin Melayani’, kata Tohari harus berjalan seiring dengan penguatan keselamatan, karena bagi KAI keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap perjalanan dan seluruh aktivitas operasional.
Pelayanan yang semakin baik tidak hanya diwujudkan melalui fasilitas dan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga melalui konsistensi insan KAI dalam memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, tertib, andal, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa kereta api hadir sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. Karena itu, peningkatan pelayanan harus dibangun bersama dengan budaya keselamatan yang kuat,” pungkas Tohari. (sa/edt)




