Bacaini.ID, KEDIRI – Kepolisian Resor Kediri Kota masih menyelidiki kecelakaan yang menewaskan seorang mahasiswi di Kota Kediri, Minggu malam, 5 Juli 2026. Pelaku diketahui seorang remaja yang mengendarai mobil mewah Hyundai Palisade dengan kecepatan tinggi.
Kecelakaan di Jalan KH Ahmad Dahlan ini bermula saat mobil bernomor polisi AG 55 SIS yang dikemudikan DWS (16), pelajar asal Kabupaten Nganjuk, melaju dari arah Selatan menuju Utara di Jalan KH Ahmad Dahlan.
Di depan kendaraan tersebut melaju sepeda motor Honda Scoopy putih bernomor polisi AG 6027 VCA yang dikendarai Naura Azwa Laksono (19), mahasiswi asal Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Korban meninggal, Fulan Zuleyka, berada di jok belakang sebagai penumpang.
Pengemudi Palisade diduga kurang berkonsentrasi sehingga tidak mengetahui sepeda motor yang berjalan di depannya. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan Hyundai Palisade menghantam bagian belakang Honda Scoopy hingga kedua pengendaranya terjatuh ke badan jalan.
Seorang mahasiswi, Fulan Zuleyka (19), warga Dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, meninggal dunia. Benturan keras membuat Palisade kehilangan kendali, bergerak ke lajur kanan, lalu menabrak Toyota Avanza putih AG 1605 XR yang dikemudikan Mohamad Imam Nasrudin (43), warga Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, yang datang dari arah berlawanan.
Kendaraan tersebut kemudian kembali menghantam Isuzu Panther hitam AG 1837 EY yang dikemudikan Nana Anwar (37), warga Kabupaten Trenggalek, yang berada tepat di belakang Avanza.
Akibat kecelakaan itu, Fulan Zuleyka mengalami memar pada pinggul kiri, memar pada pinggang kiri, serta nyeri pada kaki kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengendara Honda Scoopy, Naura Azwa Laksono, mengalami memar pada dahi serta luka lecet pada tangan dan kaki kanan. Penumpang Isuzu Panther, Ani Maskufah (50), warga Kabupaten Trenggalek, mengalami luka pada dahi sebelah kiri dan telah mendapat perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Ahdi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K., menyampaikan polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
Penulis: Hari Tri Wasono




