Poin Penting:
- Android 17 resmi dirilis dan mulai tersedia untuk perangkat Pixel kompatibel melalui pembaruan OTA
- Fitur baru fokus pada kreator, termasuk Screen Reaction, pemisahan audio berbasis AI, dan peningkatan kamera aplikasi sosial
- Merek lain seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan OnePlus diperkirakan mulai menggulirkan versi stabil bertahap pada paruh kedua 2026
Bacaini.ID, KEDIRI – Google resmi meluncurkan Android 17 sebagai versi stabil sistem operasi terbarunya pada 16 Juni 2026. Pembaruan dengan kode pengembangan internal ‘Cinnamon Bun’ itu membawa integrasi kecerdasan buatan (AI) lebih dalam, fitur khusus kreator konten, hingga peningkatan multitasking dan keamanan yang diklaim jadi salah satu lompatan terbesar Android dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA: Android 16 Dirilis Juni: Awalnya Untuk Melindungi Gadget Politisi
Android 17 dikabarkan hadir untuk ‘manjakan’ para konten kreator, tidak hanya fokus pada efisiensi sistem. Google secara masif menyuntikkan fitur-fitur bawaan (native) yang memangkas kebutuhan aplikasi pihak ketiga demi menyederhanakan alur kerja pembuatan konten video pendek maupun live streaming.
Android 17 Fokus Permudah Konten Kreator
Andoid 17 menawarkan pembuatan proses produksi video yang lebih praktis bagi para konten kreator TikTok, Instagram Reels hingga YouTube Shorts. Di antaranya fitur Screen Reaction yang paling diunggulkan. Pengguna kini bisa merekam aktivitas layar (screen recording) sekaligus mengaktifkan kamera depan (selfie camera) secara bersamaan lewat satu tombol di toolbar bawaan.
BACA JUGA: Trik Stabilkan Konten Video Bermodal HP Android Tanpa Gimbal
Video wajah kreator akan muncul sebagai jendela melayang di atas rekaman layar tanpa memerlukan trik green screen atau penyuntingan terpisah. Fitur ini berjalan pada level sistem, menjamin sinkronisasi audio dan visual tanpa delay.
Selain itu, Android 17 memperkenalkan isolasi akustik berbasis AI melalui fitur Audio Pemisah. Mikrofon sistem dapat mengenali dan menyaring suara bising di latar belakang secara real-time, menghasilkan kualitas vokal yang bersih layaknya menggunakan mikrofon studio. Sistem ini mendukung Multichannel Audio Routing, di mana suara internal (seperti backsound game atau musik) dan suara vokal dari luar direkam dalam dua jalur (track) terpisah agar mempermudah proses editing.
Fitur lain yang mendukun kinerja para konten kreator adalah pembaruan sistem kamera. Aplikasi media sosial kini memiliki akses penuh ke fitur pemrosesan gambar bawaan ponsel. Kreator yang merekam langsung dari aplikasi Instagram atau TikTok kini bisa menikmati fitur stabilisasi video elektrik, mode malam, dan HDR otomatis dengan kualitas setara aplikasi kamera bawaan HP.
Selain fitur kreator, Google merombak cara pengguna melakukan multitasking dan menikmati hiburan: Fitur jendela mengambang (Bubbles) kini tidak lagi terbatas pada aplikasi chatting. Pengguna bisa memaksa aplikasi apa pun menjadi floating bubble hanya dengan menekan lama (long-press) ikon aplikasi di launcher. Khusus perangkat layar besar seperti tablet dan HP lipat, diperkenalkan Bubble Bar di bagian bawah layar untuk mengorganisasi dan berpindah aplikasi secara instan.
Selain itu juga terdapat fitur khusus ponsel lipat yang membagi layar menjadi dua bagian proporsional saat bermain game. Layar atas fokus menampilkan visual game secara penuh, sedangkan layar bawah otomatis bertransformasi menjadi gamepad virtual dinamis. Android 17 memposisikan AI sebagai inti dari pengalaman pengguna, dengan mendukung model AI multimodal terbaru seperti Gemini Omni untuk interaksi suara yang natural, serta Lyria 3 yang memungkinkan kreator menghasilkan musik latar berlisensi aman langsung lewat perintah teks.
Protokol baru dengan peningkatan keamanan tingkat tinggi juga diterapkan untuk Android 17 agar pengguna lebih aman dan lebih terjaga privasinya.
Jadwal Rilis Android 17 dan Daftar Perangkat yang Kebagian
Setelah fase uji coba pada 13 Februari 2026 hingga awal Juni, Google secara resmi merilis Android 17 pada 16 Juni lalu secara OTA (Over-the-Air) pada hari pertama, khusus untuk seluruh lini perangkat Google Pixel yang kompatibel. Perangkat tersebut mencakup Pixel 6, Pixel 7, Pixel 8, seri Pixel 9, hingga seri Pixel 10 terbaru beserta varian ponsel lipat mereka.
Sementara itu fase distribusi vendor dilakukan pada paruh kedua 2026. Merek pihak ketiga di luar Google seperti Samsung (One UI 9), Xiaomi (HyperOS), Oppo, Vivo, dan OnePlus baru akan memulai program beta publik mereka sendiri. Versi stabil untuk merek-merek tersebut diperkirakan siap digulirkan secara bertahap mulai akhir kuartal 3 atau awal kuartal 4 tahun 2026.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Studi DNA Ungkap Asal-usul Kuda Modern: Dari Amerika Diselamatkan Tiongkok dan artikel lainnya di Rubrik REKAM JEJAK




