Bacaini.ID, TRENGGALEK – Ledakan tabung gas elpiji terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026) pagi. Insiden ini mengakibatkan tiga warga mengalami luka bakar serius, bahkan dua di antaranya dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Baca Juga:
Tiga korban ledakan elpiji di Jalan MT Haryono 01 RT 14 RW 05 Kelurahan Sumbergedong adalah Marini, Winarni, dan Sulastri. Ketiganya merupakan satu keluarga yang langsung dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek. Dua di antaranya kritis.
Ledakan tabung gas LPG pada Sabtu (4/4/2026) pagi itu dipicu oleh kebocoran gas pada regulator. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Wasis Widodo, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
“Saat itu pemilik rumah mencium bau gas dan meminta ART untuk mengecek. Namun terdengar bunyi seperti menyalakan kompor, sehingga percikan api langsung menyulut gas di dapur,” ujar Wasis kepada wartawan Sabtu (4/4/2026).
Regulator yang diduga sebagai penyebab kebocoran gas dan memicu ledakan diketahui dalam kondisi yang sudah tidak layak. Namun oleh penghuni rumah tetap dipakai dan dimodifikasi.
“Regulator tidak standar dan dimodifikasi, ini sangat berisiko. Ditambah ventilasi buruk, gas menjadi terperangkap di dalam ruangan,” tambahnya.
Sementara Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengungkapkan kondisi para korban yang masih mendapat penanganan intensif.
Korban Marini mengalami luka bakar 67 persen disertai gangguan pernafasan akibat asap. Kemudian korban Winarni mengalami luka bakar 70 persen. Kondisinya juga kritis. Sedangkan korban Sulastri mengalami luka bakar 22,5 persen.
“Seluruh pasien masih dalam pengawasan intensif tim medis,” terangnya.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





