Bacaini.ID, KEDIRI – Upaya pelestarian ikan endemik terus dilakukan di Kota Kediri. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menebar 13.100 benih ikan endemik asli Jawa Timur di kawasan Sumber Banteng, Jumat (13/3/2026), sebagai langkah menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat potensi perikanan lokal.
Sebanyak 13.100 benih ikan ditebar yang terdiri dari enam jenis, yakni ikan sengkaring, ikan baderbang, ikan muraganting, ikan nilem, ikan tawes, dan ikan wader. Benih ikan tersebut langsung diserahkan oleh Wali Kota Kediri kepada pengelola sumber.
Selain di Sumber Banteng, benih ikan endemik tersebut juga akan ditebar di sejumlah titik sumber air lainnya di Kota Kediri, seperti Sumber Jiput, Sumber Cakarwesi, Sumber Bulus, Sumber Rempi, dan Sumber Ngronggo.
Mbak Wali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur untuk menjaga kelestarian ikan endemik yang menjadi kekhasan daerah.
Menurutnya, penebaran benih ikan ini tidak hanya bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem perairan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Harapannya dengan penaburan benih ikan ini kita bisa bersama-sama menjaga ekosistem ikan endemik. Selain itu juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Jika jumlahnya semakin banyak, nantinya ikan ini juga bisa dimanfaatkan atau dijual oleh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota termuda ini juga menegaskan bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik bagi tubuh, seperti protein, vitamin, kalsium dan lainnya yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. “Saya berharap masyarakat di sekitar sini dan warga Kota Kediri dapat bersama-sama menjaga kelestarian ikan endemik ini,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Pj Sekretaris Daerah M. Ferry Djatmiko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Ahmad Nurdin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Kediri Indun Munawaroh, Kepala BPPKAD Kota Kediri Sugeng Wahyu Purba Kelana, Camat Kota dan Pesantren, serta para lurah dan pengelola perairan umum daratan.





