Bacaini.ID, TRENGGALEK – Angin kencang akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur menelan korban jiwa.
Sebuah ranting pohon mahoni tiba-tiba patah dan menimpa seorang pengendara motor yang sedang melintas di jalan Desa Sukorame Kecamatan Gandusari Sabtu (24/1/2026).
Pengendara motor bernama Suhadi (58), warga Dusun Sindon, RT 19 RW 06, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek itu terluka parah dan meninggal dunia.
“Korban tertimpa ranting pohon mahoni saat melintas di wilayah Dusun Karangtengah, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari,” ujar Kasi Humas Polres Trenggalek AKP Katik kepada wartawan Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang
Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol AG 5128 RED. Ia diketahui hendak bertandang ke rumah saudaranya.
Setiba di pertigaan perbatasan antara Dusun Sukorame dan Desa Ngadirejo, motor yang dikendarai sempat melaju pelan. Kemudian baru 5 meter bergerak, tiba-tiba sebuah ranting pohon mahoni patah dan menimpanya.
Patahnya ranting mahoni diduga karena hembusan angin kencang yang terjadi merata beberapa hari terakhir ini.
Ranting meluncur dari atas pohon berketinggian sekitar 15 meter. Korban Suhadi terjatuh bersama motor yang dikendarainya di bahu jalan dan tidak sadarkan diri.
Korban dilarikan ke Puskesmas Karanganyar dan dinyatakan meninggal dunia. Hasil visum luar menyebut korban meninggal dunia akibat tertimpa ranting pohon. Terdapat luka memar pada dahi korban.
Dalam insiden ini pihak keluarga menyatakan menerima dan menolak dilakukan autopsi pada jenazah korban.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana,” jelas Katik.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





