Bacaini.ID, KEDIRI – Mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) sudah jadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Namun, tak banyak yang tahu AMDK tidak selalu berarti air mineral.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), air minum kemasan terbagi dalam beberapa jenis dengan kandungan dan fungsi berbeda, mulai dari air mineral, air demineral (RO), air mineral alami hingga air embun.
Sementara memasak air sumur untuk air minum sudah jarang dilakukan masyarakat karena berbagai pertimbangan. Faktor utamanya adalah kondisi air sumur yang tak layak hingga alasan kepraktisan.
Berbagai merk AMDK beredar di masyarakat dari brand lokal daerah setempat hingga brand internasional.
Namun yang jarang diketahui oleh konsumen adalah air minum kemasan memiliki beberapa jenis sesuai kandungan dan fungsinya.
Berikut jenis-jenis AMDK di Indonesia menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM):
Baca Juga: Fenomena Sinkhole di Sumbar, Viral dan Jadi Wisata Dadakan
Air Mineral
Sebagian besar masyarakat memahami bahwa semua AMDK adalah air mineral, padahal bukan. Air mineral memang yang paling sering ditemukan sebagai air minum kemasan.
Yang termasuk kategori air mineral adalah air yang diperoleh dari sumber air alami dan mengandung mineral alami seperti kalsium, magnesium, natrium dan kalsium.
Kandungan mineralnya ini, paling cocok digunakan untuk aktifitas sehari-hari, sehabis olahraga atau bekerja.
Untuk mengetahui apakah air minum kemasan tersebut adalah air mineral, perhatikan tulisan yang ada dalam label kemasan. Botol atau galonnya akan tertulis label ‘air mineral’, selain itu bisa juga diperhatikan melalui tabel informasi nilai gizi.
Seperti tersebut di atas, air mineral mengandung berbagai mineral alami seperti kalsium, magnesium maupun natrium dan lainnya. Jika tabel informasi gizi menampilkan angka-angka untuk tiap kandungannya, artinya air tersebut benar air mineral.
Contoh merek air mineral: Aqua, Le Minerale, Vit, Club dan lainnya.
Baca Juga: Eksplor Wisata Senduro Lumajang, Dari Ranu Pani hingga Bukit B29 Negeri di Atas Awan
Air Demineral
Janis AMDK lainnya adalah air demineral. Dikenal juga sebagai air murni atau RO (Reverse Osmosis).
Air minum ini melalui proses pemurnian Reverse Osmosis (RO), distilasi, atau deionisasi untuk menghilangkan kandungan mineral dan zat terlarut lainnya seperti logam berat, bakteri, virus, hingga mencapai tingkat kemurnian yang sangat tinggi.
Air demineral memiliki rasa yang dikenal lebih ‘ringan’ atau tawar karena ketiadaan mineral. Di label kemasan, jenis ini wajib mencantumkan keterangan ‘Air Demineral’ atau ‘Air Minum Murni’ sesuai regulasi SNI terbaru.
Air demineral biasanya digunakan bagi yang memiliki riwayat kesehatan tertentu atau untuk menjaga kesehatan.
Karena tidak mengandung mineral anorganik, air demineral sangat disarankan bagi penderita masalah ginjal karena dapat membantu meringankan kerja filtrasi ginjal.
Air demineral juga baik untuk yang memiliki sistem imun lemah dan untuk detoksifikasi jangka pendek.
Air demineral juga menjadi lazim digunakan barista karena kemurniannya dianggap bisa menampilkan karakter asli biji kopi pada seduhan.
Contoh merek air demineral yang beredar di pasaran: Cleo, Amidis, Oxy dan lainnya.
Air Mineral Alami
Berbeda dengan air mineral biasa, air mineral alami harus diambil langsung dari sumber alami atau sumur bor tanpa mengubah sifat kimia dan fisikanya secara signifikan melalui proses yang sangat terkendali untuk menghindari pencemaran.
Air mineral alami memiliki kriteria yang jauh lebih ketat dibandingkan air mineral biasa. Perbedaan mendasarnya dengan air mineral biasa adalah air minum ini tidak diperbolehkan menggunakan disinfektan kimia atau pengolahan yang dapat mengubah sifat asli air.
Seluruh kandungan mineralnya murni berasal dari batuan di dalam tanah, bukan penambahan manual di pabrik.
Untuk menjaga kemurniannya, air ini biasanya harus dikemas langsung di lokasi sumber airnya agar tidak terkontaminasi selama perjalanan.
Dalam kemasannya, air minum ini mencantumkan label ‘Air Mineral Alami’ atau ‘Natural Mineral Water’ dan biasanya merupakan merek premium atau impor.
Contoh merek air mineral murni diantaranya adalah Equil, Evian, Fiji Water.
Air Minum Embun
Kategori air minum yang paling unik karena sumbernya bukan dari bawah tanah, melainkan dari langit (udara).
Air ini diproses menggunakan teknologi Atmospheric Water Generator (AWG).
Mesin yang dipakai berfungsi menyerap udara lembap, menyaring debu dan polutan dari udara tersebut, kemudian mengembunkannya menjadi tetesan air murni.
Proses ini meniru cara alam menghasilkan embun di pagi hari, namun dilakukan di dalam ruang steril yang terkendali.
Karena berasal dari uap air udara, air embun secara alami tidak mengandung mineral tanah dan logam berat. Secara alami, air yang dikondensasi dari udara memiliki kandungan oksigen yang lebih tinggi dibandingkan air tanah.
Tingkat kemurnian air embun setara atau bahkan lebih tinggi dari air demineral hasil filtrasi Reverse Osmosis.
Karena kemurniannya yang ekstrem, air embun sering digunakan untuk yang bermasalah dengan kesehatan ginjal.
Juga untuk kecantikan karena dipercaya membantu menjaga kelembaban kulit dengan molekul airnya yang sangat halus, juga sangat disarankan sebagai pendamping obat.
Karena tidak mengandung mineral, air ini tidak akan bereaksi dengan zat kimia dalam obat-obatan, sehingga penyerapan obat menjadi lebih maksimal.
Di Indonesia, merek air embun yang beredar di pasaran adalah Purence Dew Drinking Water.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





