• Login
  • Register
Bacaini.id
Wednesday, January 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tidak Berkhianat, Demokrat Hanya Jaga Jarak Dengan Kekuasaan

ditulis oleh Redaksi
5 January 2026 18:28
Durasi baca: 2 menit
Tidak Berkhianat, Demokrat Hanya Jaga Jarak Dengan Kekuasaan

Pertemuan elit partai di kediaman Bahlil. Foto: IG@totalpolitik

Bacaini.ID, KEDIRI – Tudingan Partai Demokrat “berkhianat” berkelindan di ruang politik nasional. Partai ini ditengarai tengah menyiapkan fleksibilitas politik untuk jangka panjang.

Tudingan ini muncul dari sebagian pendukung dan elit Koalisi Prabowo Subianto. Mereka menilai Demokrat tidak “all out” membela pemerintah saat menghadapi kritik dari berbagai pihak.

Kepala Litbang Bacaini.ID, Danny Wibisono mengatakan Partai Demokrat sejak awal bukan partai inti yang mendukung Prabowo. Mereka masuk sebagai late joiner dengan harapan memperoleh akses kekuasaan, posisi strategis, dan pengaruh kebijakan. “Ekspektasi ini yang kemudian menjadi sumber kekecewaan sebagian pihak di dalam koalisi,” kata Danny, Senin, 5 Januari 2026.

Menurutnya, isu pengkhianatan terhadap Demokrat muncul dari tiga hal utama. Pertama, Demokrat dinilai tidak selalu vokal membela pemerintah dan cenderung moderat dibanding partai inti seperti Gerindra dan Golkar.

Kedua,beberapa elite Demokrat menyampaikan kritik terhadap kebijakan tertentu. Dalam kultur politik Indonesia, kritik dari dalam koalisi kerap disalahartikan sebagai pembangkangan. Ketiga, narasi liar menyebut Demokrat tidak puas dengan distribusi kekuasaan sehingga dianggap menahan diri atau bermain dua kaki.

Danny menambahkan, perbedaan mendasar dengan skema Koalisi Perubahan cukup jelas. Saat itu Demokrat adalah pendiri koalisi. Demokrat kemudian keluar setelah terjadi konflik penentuan cawapres.

“Sedangkan di Koalisi Prabowo, Demokrat tidak keluar dan tidak melawan secara struktural. Sehingga tuduhan berkhianat lebih berbasis persepsi loyalitas,” kata Danny.

Ia menilai tudingan ini lebih tepat disebut sebagai masalah pemeliharaan koalisi (coalition maintenance problem). Ada gap ekspektasi antara Demokrat dan partai inti, serta politik loyalitas yang menuntut simbolisme lebih daripada kontribusi nyata. Dalam koalisi besar, partai yang kritis sering dianggap tidak setia, sementara partai yang diam dianggap aman.

Dengan demikian, secara politik maupun konstitusional, Demokrat tidak melakukan pengkhianatan. Demokrat hanya menjaga jarak dari jebakan keterikatan berlebihan pada kekuasaan.

“Mereka menempatkan diri sebagai buffer party yang tidak oposisi namun juga tidak fanatik, sekaligus menyiapkan fleksibilitas politik untuk jangka panjang,” pungkas Danny.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bacainidemokrat berkhianatkoalisi prabowopartai demokrat
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

baut rel kereta api

Ratusan Baut Rel KAI Daop 7 Madiun di Blitar Dimaling

Sertu Supriyadi Menemukan Kebahagiaan dari Kicau Kenari

Sertu Supriyadi Menemukan Kebahagiaan dari Kicau Kenari

Hindari Klaim, Patung Macan Putih Kediri Dipatenkan

Hindari Klaim, Patung Macan Putih Kediri Dipatenkan

  • patung macan kediri

    Patung Macan Kediri Viral, Untung Tidak Tahun 2024, Bisa Ditunggangi Mas Dhito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Model Gamis Rompi Lepas Jadi Tren Baju Lebaran 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Panji Pragiwaksono, Pelopor Stand Up Comedy Indonesia Adalah Iwel Sastra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist