• Login
Bacaini.id
Monday, April 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

ODD Penyebab Anak Membangkang dan Tantrum Gak Jelas

ODD (Oppositional Defiant Disorder) atau Gangguan Pembangkangan Oposisional merupakan gangguan perilaku yang ditandai pola suasana hati yang mudah marah, perilaku menantang atau argumentatif

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
5 January 2026 12:40
Durasi baca: 4 menit
odd pada anak

ODD menyebabkan anak tantrum gak jelas (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI — Setiap anak punya fase pembangkangan berdasar tingkat umur atau perkembangan psikologis mereka.

Fase tantrum ini biasanya ditandai dengan membantah, menolak perintah atau nasehat, dan bisa diikuti dengan rasa marah atau dendam.

Namun, ada kondisi khusus yang mengindikasikan bahwa sikap ‘membangkang’ ini tidak lagi normal berdasar fase perkembangan psikologis mereka. Bisa jadi ini adalah bentuk gangguan psikologis yang membutuhkan penanganan tepat.

ODD (Oppositional Defiant Disorder) atau Gangguan Pembangkangan Oposisional merupakan gangguan perilaku yang ditandai dengan pola suasana hati yang mudah marah, perilaku menantang atau argumentatif, dan sikap pendendam yang berlangsung terus-menerus.

Para ahli menekankan bahwa ODD bukan sekadar ‘kenakalan biasa’ atau fase tantrum normal, melainkan kondisi medis yang memerlukan penanganan profesional. 

Baca Juga: Akibat Kurang Minum Air Putih yang Para Pria Sering Abai

Gejala Utama ODD dan Perbedaannya dengan Tantrum Biasa

Menurut National Institute of Health, gejala ODD bisa dilihat melalui perilaku tersebut berlangsung selama setidaknya 6 bulan dan terjadi dalam interaksi si anak dengan minimal satu orang yang bukan saudara kandung. Gejalanya terbagi menjadi tiga kategori.

• Marah dan Mudah Tersinggung

Sering kehilangan kesabaran, sensitif, mudah kesal, dan sering merasa benci.

• Perilaku Argumentatif dan Menantang

Sering berdebat dengan orang dewasa atau figur otoritas, aktif menolak aturan, sengaja mengganggu orang lain, dan sering menyalahkan orang lain atas kesalahannya.

• Sikap Pendendam

Menunjukkan perilaku dengki atau keinginan membalas dendam setidaknya dua kali dalam 6 bulan.

Berikut perbedaan ODD dengan ‘kenakalan’ atau tantrum normal.

Pada tantrum normal, muncul di usia 1-3 tahun dan mereda di usia 4 tahun saat komunikasi anak sudah mulai meningkat.

Sedangkan ODD, biasanya terlihat mulai usia 6 hingga 8 tahun dengan gejala lebih agresif, sering muncul dan sangat mengganggu lingkungan sekitarnya. 

Baca Juga: Tip Mindful Parenting Saat Gadget Picu Tantrum Anak di Era Digital

Faktor Penyebab, Risiko dan Tingkat Keparahan ODD

Penyebab pasti ODD belum diketahui, namun para ahli menyimpulkan bahwa ODD disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor penyebab:

• Genetik dan Biologis

Riwayat keluarga dengan gangguan mental seperti ADHD, depresi atau ketidakseimbangan kimia otak (neurotransmitter).

• Faktor Lingkungan

Pola asuh yang tidak konsisten, disiplin yang terlalu keras atau kasar, kurangnya pengawasan, atau paparan kekerasan dalam keluarga.

• Faktor Psikologis

Kesulitan mengelola emosi atau adanya gangguan lain seperti ADHD. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40-50% anak dengan ADHD juga memiliki ODD. Sementara untuk tingkat keparahan ODD dilihat dari lingkup perilaku anak, di antaranya:

• Ringan: Gejala hanya muncul di satu lokasi, misalnya hanya ‘nakal’ saat di rumah atau saat di sekolah saja.

• Sedang: Gejala muncul di dua lokasi, misalnya di rumah dan sekolah.

• Berat: Gejala muncul di tiga lokasi atau lebih, misalnya di rumah, sekolah, dan lingkungan sosial. 

Penanganan dan Pengobatan

ODD tidak bisa sembuh total dengan cepat, namun gejalanya dapat dikelola secara signifikan melalui beberapa metode. Berikut metode penanganan anak dengan ODD dikutip dari Johns Hopkins Medicine.

• Pelatihan Manajemen Orang Tua (PMT)

Mengajarkan strategi pengasuhan positif dan disiplin yang konsisten.

• Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Membantu anak belajar memecahkan masalah dan mengelola amarah.

• Terapi Keluarga

Memperbaiki komunikasi dan interaksi antar anggota keluarga.

• Obat-obatan

Biasanya tidak digunakan untuk ODD itu sendiri, namun untuk mengatasi kondisi anak yang juga memiliki ADHD atau gangguan kecemasan.

Berkonsultasi ke psikolog atau psikiater anak sangat disarankan apalagi jika perilaku ini mulai membahayakan si anak maupun orang lain di sekitarnya. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: odd anak
Via: anak tantrum
Tags: anak tantrumbacaini.idodd anak
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kebakaran toko kelontong di Besole Tulungagung akibat konsleting listrik saat pengisian BBM

Kebakaran Toko Kelontong di Tulungagung Rugikan Rp350 Juta, Konsleting Listrik Jadi Pemicu

Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

Polisi menggerebek daycare Little Aresha di Yogyakarta terkait kasus kekerasan anak

Viral Penggerebekan Daycare Little Aresha Yogyakarta, Simak Tips Memilih Daycare Aman

  • Jembatan Cangar Batu Mojokerto lokasi bunuh diri dan fenomena Werther Effect

    Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In