Bacaini.ID, KEDIRI – Banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh beberapa waktu lalu meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, akses air bersih, hingga kebutuhan dasar sehari-hari.
Dalam kondisi sulit ini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli turun langsung memberikan bantuan kemanusiaan. PNM menyalurkan berbagai bantuan berupa pakaian untuk perempuan, pria, anak, dan bayi, serta perlengkapan penting seperti jaket, selimut, kerudung, alat sholat, perlengkapan kebersihan, obat-obatan, hingga logistik pendukung lain. Total bantuan mencapai 579 kilogram hasil aksi kolektif insan PNM dari berbagai daerah.
Selain itu, PNM juga menyalurkan 1 ton beras dan 1.000 paket makanan siap santap yang sebagian besar berasal dari produk nasabah PNM sendiri. Solidaritas ini mencerminkan semangat “dari nasabah untuk nasabah”, di mana pelaku usaha ultra mikro ikut berkontribusi membantu sesama.
Tidak hanya logistik, PNM juga mendirikan posko cek kesehatan gratis bagi warga terdampak. Relawan PNM juga bekerja sama dengan perangkat desa untuk mendistribusikan air bersih, mengingat akses masyarakat terhadap sumber air sangat terbatas pasca bencana.
Relawan PNM menyusuri rumah-rumah warga dan posko pengungsian untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kehadiran mereka bukan sekadar distribusi logistik, tetapi juga bentuk pendampingan moral agar masyarakat merasa tidak sendirian menghadapi masa sulit.
Langkah PNM ini menunjukkan bahwa lembaga keuangan tidak hanya berperan dalam pemberdayaan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Dengan menggabungkan dukungan material, kesehatan, dan solidaritas komunitas, PNM berusaha mempercepat proses pemulihan masyarakat Aceh.
Kehadiran PNM di Aceh Tamiang menjadi bukti nyata bahwa pemulihan pasca bencana membutuhkan kolaborasi antara institusi, relawan, dan masyarakat. Bantuan yang diberikan bukan hanya mengatasi kebutuhan darurat, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga untuk bangkit kembali.
Penulis: Hari Tri Wasono





