• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Wisatawan Domestik di Libur Nataru Pilih Jogja Ketimbang Bali  

Destinasi wisata Yogyakarta paling banyak dicari oleh wisatawan domestik atau wisatawan lokal untuk liburan akhir tahun 2025

ditulis oleh Editor
23 December 2025 09:25
Durasi baca: 5 menit
wisata jogja lebih diminati daripada bali

Pada libur nataru ini wisata Jogja lebih diminati ketimbang Bali (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI — Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menjadi momen penting bagi industri pariwisata di Indonesia.

Namun, tahun ini ada perubahan tren kunjungan wisata. Khususnya wisatawan domestik atau wisatawan lokal. Bali yang selama ini dikenal sebagai surga wisata utama, digeser oleh Yogyakarta atau Jogja. Wisatawan lokal lebih menyukai Jogja ketimbang Bali.

Baca Juga: Wisata Pantai Kebo Trenggalek Jadi Idola Baru, Cocok Bagi Penyuka Alam Desa

Berdasarkan data pencarian akomodasi dan prediksi kunjungan yang dirilis Agoda, Jogja berhasil menggeser posisi Bali sebagai destinasi favorit keluarga Indonesia pada libur nataru.

Yogyakarta menjadi destinasi domestik paling banyak dicari oleh keluarga Indonesia untuk liburan akhir tahun 2025.

Peningkatan minat ke Jogja mencapai 29% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara Bali yang biasanya mendominasi selama libur nataru justru mengalami penurunan.

Baca Juga: 4 Wisata Alam Terelok Jawa Timur yang Mendunia Versi TripAdvisor

Survei dari RedDoorz yang dilakukan sekitar November 2025, juga menunjukkan Yogyakarta sebagai destinasi domestik paling diminati untuk libur akhir tahun 2025.

Kemudian baru diikuti Bandung, Bali, dan Jakarta, dengan 86,6% responden memilih liburan dalam negeri karena lebih terjangkau dan mudah.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan dari Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono di media yang menyebut banyak wisatawan domestik membatalkan rencana ke Bali, karena banjir dan faktor lain, dan berpindah tujuan wisata ke Jogja.

Hal itu yang memicu lonjakan okupansi hotel di DIY hingga 61% dan diprediksi terus naik.

Pada sisi lain, data kunjungan wisatawan ke Bali sepanjang 2025 memang impresif, terutama untuk wisatawan mancanegara (wisman).

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat 5,892,722 wisman mengunjungi Bali hingga Oktober 2025, dengan prediksi total mencapai 7,1-7,2 juta hingga akhir tahun.

Namun fokus Bali yang lebih kuat pada turis asing membuatnya kurang mendominasi segmen wisatawan domestik selama liburan akhir tahun.

BPS juga melaporkan penurunan bulanan wisman ke Bali pada September 2025 sebesar 6,99% dibandingkan Agustus, meski secara keseluruhan masih tinggi.

Untuk wisatawan domestik, data nasional menunjukkan perjalanan wisata mencapai 94,35 juta pada September 2025, dengan Jogja sering kali menjadi pilihan utama karena aksesibilitasnya.

Secara keseluruhan, meskipun Bali unggul dalam total kunjungan tahunan yang didominasi oleh turis asing, Jogja lebih unggul dalam minat dan prediksi kunjungan domestik selama liburan Nataru 2025.

Prediksi nasional dari Kementerian Perhubungan memperkirakan 119,5 juta perjalanan selama periode ini, dengan Jogja menjadi salah satu pusat pergerakan terbesar. 

Faktor-faktor Jogja Lebih Diminati dari Bali Untuk Liburan Akhir Tahun

Ada beberapa faktor penyebab pergeseran minat tren pilihan liburan akhir tahun kali ini. Bukan tanpa alasan jika Jogja lebih diminati daripada Bali.

• Keterjangkauan dan Aksesibilitas

Jogja menawarkan biaya liburan yang lebih murah dan mudah dijangkau. Dengan kereta api, bus, atau mobil pribadi dari Jawa Tengah dan sekitarnya, wisatawan domestik tidak perlu mengeluarkan biaya tiket pesawat yang mahal seperti ke Bali.

Sebaliknya Bali sering kali dianggap lebih mahal, terutama dengan kenaikan harga akomodasi dan transportasi pasca-pandemi.

• Daya Tarik Budaya dan Keluarga

Jogja unggul dalam wisata budaya, edukatif, dan ramah anak, seperti Candi Borobudur, Malioboro, dan keraton. Ini membuatnya ideal untuk liburan keluarga.

Bali, meski indah dengan pantai dan alamnya, lebih difokuskan pada wisata relaksasi dan petualangan yang mungkin kurang cocok untuk keluarga dengan anak kecil atau anggaran terbatas.

• Banjir dan Cuaca Ekstrem

Berita mengenai beberapa wilayah Bali yang mengalami banjir, juga menjadi salah satu faktor mengapa kunjungan ke Bali menurun.

Baca Juga: Destinasi Wisata Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi Sebelum Mati

Desember 2025, Bali dilanda banjir parah di wilayah selatan seperti Badung, Denpasar, Gianyar, dan Karangasem akibat curah hujan lebat dan bibit siklon tropis 93S.

Banjir merendam kawasan wisata Kuta, Legian, Kerobokan; menutup jalan, dan mengganggu aktivitas. Bahkan satu orang WN Rusia dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus banjir saat nekat menerobos genangan air.

Sementara Jogja dianggap lebih aman dari faktor cuaca ekstrem yang banyak terjadi di berbagai daerah Indonesia.

• Isu Diskriminasi dan Rasisme terhadap Wisatawan Domestik

Persepsi bahwa Bali lebih mengutamakan turis asing daripada domestik sudah lama mengakar. Banyak cerita viral di media sosial dan forum seperti Reddit atau Quora tentang pelayanan beda: rental motor, kafe, resto menolak turis lokal atau perlakukan kurang baik, sementara bule diprioritaskan.

Isu ini kembali ramai di media sosial seiring kabar mengenai pariwisata Bali yang dilaporkan lebih sepi di musim liburan tahun ini.

Berbagai keluhan dari warganet yang mengalami kejadian tidak menyenangkan saat berkunjung ke Bali, terekam dalam kolom komentar. Dari yang diabaikan waitress hingga ditolak masuk ke club.

Perilaku rasis oknum pelaku pariwisata ini menjadi catatan tersendiri bagi wisatawan lokal. Meskipum Pemprov Bali menyangkal ada kebijakan diskriminatif, sentimen ini membuat banyak keluarga Indonesia akhirnya memilih Jogja yang dianggap lebih ramah dan inklusif.

Tren pergeseran kunjungan wisatawan dari Bali ke Jogja selama liburan akhir tahun 2025 menandakan perubahan preferensi wisatawan domestik menuju destinasi yang lebih terjangkau, budaya, dan ramah keluarga.

Bali tetap kuat secara total kunjungan tahunan berkat turis asing, sementara Jogja berhasil memanfaatkan momentum liburan nasional dengan baik. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: wisata jogja geser bali
Via: wisata yogyakarta
Tags: bacaini.idBalilibur nataruwisata jogjawisata yogyakartayogyakarta
Advertisement Banner

Comments 4

  1. Pingback: Polres Jombang Dirikan Istana Disney Land, Apa Fasilitasnya?-bacaini.id
  2. Pingback: Libur Nataru di Kota Batu? Ini Hotel Ramah Anak-bacaini.id
  3. Pingback: Jangan Lupa ke Pasar Ngasem Jogja Bagi Pelancong Nataru-bacaini.id
  4. Pingback: Geliat Wisatawan Domestik di Bali Setelah Natal-bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In