• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

23 SPPG di Trenggalek Tak Bersertifikat Bebas Laksanakan MBG

Sebanyak 23 SPPG di Trenggalek tetap melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun tidak mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Padahal SLHS merupakan syarat utama dalam pelaksanaan program MBG

ditulis oleh Editor
7 October 2025 19:26
Durasi baca: 2 menit
23 SPPG di Trenggalek tidak bersertifikat tetap melaksanakan MBG

23 SPPG di Trenggalek tidak mengantongi sertifikat (SLHS) namun tetap melaksanakan program MBG (foto/ist)

Ringkasan Berita

  • Sebanyak 23 SPPG di Kabupaten Trenggalek tidak mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
  • Peringatan telah dikeluarkan Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan deadline waktu akhir Oktober 2025 SLHS harus tuntas
  • Hingga kini belum ada SPPG di Trenggalek yang dijatuhi sanksi meskipun ada sejumlah pengaduan dari masyarakat

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Sebanyak 23 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur terungkap belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Meski demikian 23 SPPG itu diketahui tetap beroperasi melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek.

Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memperingatkan 23 SPPG untuk segera mengurus SLHS sebagai syarat utama operasional SPPG.

SLHS juga sebagai bukti resmi SPPG telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

“Targetnya akhir bulan Oktober ini sudah selesai (mengantongi SLHS),” ujar Saeroni, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek Selasa (7/10/2025).

Baca Juga: Program MBG di Trenggalek Kacau, Wabup: Tak Bisa Komentar

Di Kabupaten Trenggalek diketahui terdapat 60 SPPG. Dari jumlah itu baru 23 SPPG yang beroperasi. Itupun terungkap belum ada yang mengantongi SLHS.

Menurut Saeroni, meski belum mengantongi sertifikat, sebagian besar SPPG telah mengikuti pelatihan keamanan pangan.

“Sebanyak 15 SPPG sudah mengikuti pelatihan keamanan pangan, dan delapan lainnya dijadwalkan segera menyusul,” ungkapnya.

Baca Juga: Terungkap 8 Dapur MBG di Trenggalek Tak Kantongi Sertifikat Higienis

Pemkab Trenggalek diketahui telah membentuk Satgas Percepatan MBG. Bupati Trenggalek telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1813 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Setiap SPPG diwajibkan memenuhi standar gizi sesuai SOP Badan Gizi Nasional (BGN) serta menyediakan saluran pengaduan masyarakat.

SPPG yang terbukti tidak sesuai ketentuan akan direkomendasikan kepada BGN untuk diberi sanksi. “Bisa berupa pemberhentian sementara atau permanen,” tegas Saeroni.

Sejauh ini belum ada SPPG di Trenggalek yang diajtuhi sanksi. Meskipun sudah ada beberapa pengaduan masyarakat di wilayah Kecamatan Gandusari.

“Pengaduan ada, tapi sudah kami tindak lanjuti dan dilakukan perbaikan. Sampai saat ini belum ada yang diusulkan untuk ditutup,” pungkasnya.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: MBGprogram MBG TrenggalekSLHSSPPG Trenggalektrenggalek
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: PGRI Trenggalek Tolak Guru Dijadikan Tester Makanan Program MBG – Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In