• Login
Bacaini.id
Monday, May 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tak Perlu Antre di Bank, Guru Ngaji di Kemiri Kini Terima Insentif di Tempat

ditulis oleh Redaksi
3 October 2025 14:44
Durasi baca: 2 menit
Penerima honirarium guru ngaji di Desa Kemiri Kecamatan Panti

Penerima honirarium guru ngaji di Desa Kemiri Kecamatan Panti

Bacaini.ID, Jember– Wajah sumringah terpancar dari para guru ngaji di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kamis (3/10/2025) siang. Mereka tampak lega setelah menerima insentif yang disalurkan langsung di balai desa setempat. Pola penyaluran baru ini dinilai lebih efektif karena memudahkan para penerima tanpa harus jauh-jauh antre di bank.

Penyaluran kali ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Jember yang kembali mencairkan insentif bagi guru ngaji, modin, dan pengajar kitab non-muslim tahun 2025. Setiap penerima mendapatkan dana sebesar Rp1,5 juta.

Prosesnya berlangsung cepat dan tertib. Penerima hanya perlu menandatangani kwitansi dan langsung menerima uang tunai tanpa potongan. Dalam waktu tak lebih dari lima menit, mereka bisa membawa pulang haknya.

Kepala Desa Kemiri, Baidowi, mengatakan pola penyaluran di kantor desa terbukti lebih efisien dibandingkan sistem sebelumnya yang mengharuskan guru ngaji datang ke bank.

“Sekarang lebih mudah, mereka tidak perlu antre lama di bank. Cukup datang ke balai desa sesuai jadwal,” ujarnya.

Di Desa Kemiri sendiri, sebanyak 84 penerima mendapatkan insentif pada tahap kali ini. Jumlah tersebut merupakan kelanjutan dari penyaluran tahap pertama yang telah dilakukan sebelumnya.

Baidowi berharap program ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, insentif ini sangat membantu para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri mendidik generasi tanpa pamrih.

 “Kerja mereka luar biasa, mengajar tanpa batas waktu. Sudah seharusnya pemerintah memberi apresiasi,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, menegaskan bahwa sistem penyaluran langsung di balai desa merupakan strategi untuk mempercepat distribusi sekaligus memastikan seluruh penerima mendapatkan haknya tanpa kendala administratif.

“Kami ingin penyaluran berjalan cepat, tepat, dan tanpa potongan. Dengan digelar di desa, penerima tak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi atau antre lama di bank,” jelasnya, Kamis (3/10/2025)

Ia juga menyebutkan, program insentif ini adalah bentuk perhatian Pemkab Jember terhadap para tokoh agama yang selama ini berperan penting dalam pembinaan akhlak dan moral masyarakat.

“Guru ngaji adalah ujung tombak pendidikan karakter. Insentif ini bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” tandasnya.

Dengan sistem yang lebih dekat dan cepat ini, pemerintah berharap semangat para guru ngaji terus terjaga dan mampu memperkuat peran mereka dalam membangun masyarakat religius di Kabupaten Jember.

Penulis             : Mega

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tonny Andreas menyerahkan formulir pencalonan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 di sekretariat KONI Kota Blitar

Tonny Andreas Calon Ketua KONI Kota Blitar, Prestasi Olahraga Blitar Siap Melenting

Konsolidasi Alumni GMNI Kediri Gaungkan Nasionalisme dan Marhaenisme yang Mulai Pudar

Petugas KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas railfans menggelar kampanye anti pelecehan seksual di area stasiun kereta api

KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Kereta

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In