• Login
Bacaini.id
Wednesday, April 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Siapa Pengaku Bupati Jombang yang Minta Uang ke Dewan Pendidikan?

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
27 September 2025 19:26
Durasi baca: 2 menit
Mengaku Bupati Jombang minta uang dewan pendidikan

Dewan Pendidikan mengaku dimintai uang oleh seseorang yang mengaku Bupati Jombang. Foto Bupati Jombang Warsubi (foto/ist)

Bacaini.ID, JOMBANG – Seseorang mengaku sebagai Bupati Jombang Warsubi dan meminta uang kepada Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, Cholil Hasyim.

Melalui saluran telepon, si pengaku Bupati Jombang, kata Cholil Hasyim beralasan untuk program pengembangan ekonomi dan koperasi.

Besaran uang yang diminta sebesar Rp 35 juta. Kata pengaku Bupati Jombang untuk biaya jasa seseorang yang telah melobi ke pemerintah pusat.

“Bilangnya, kalau bukan saya siapa lagi bisa dimintai tolong,” ungkap Cholil Hasyim yang juga mantan Wakil Rektor Undar Jombang Sabtu (27/9/2025).

Uang Rp 35 juta diminta ditransfer ke rekening BCA atas nama Reza Pahlevi. “Setelah ngasih nomor rekening, saya diminta langsung mentransfer,” lanjut Cholil Hasyim.

Peristiwa percobaan penipuan itu terjadi pada Kamis (25/9/2025) siang. Sehari setelah Dewan Pendidikan melakukan audiensi dengan Bupati Jombang, Warsubi.

Cholil Hasyim tiba-tiba mendapat telepon melalui WA yang sebelumnya berkirim pesan dari Kantor Bupati Jombang.

Dalam percakapan via telepon WA, penelpon memperkenalkan diri sebagai staf dari rumah dinas Bupati Jombang.

Penelpon meminta waktu Cholil Hasyim sekitar setengah karena Bupati Jombang Warsubi yang akan bicara langsung.

“Dia mengatakan, Pak Bupati mau berbicara langsung dengan saya. Saya diminta stay karena akan segera ditelepon,” kata Cholil Hasyim.

Satu jam kemudian ada telpon masuk dengan nomor lain yang mengaku sebagai Bupati Warsubi. Suaranya mirip. Juga gaya komunikasinya.

Perbincangan yang diawali basa-basi melebar soal laporan kinerja dan rencana strategis Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang.

“Yang disampaikan itu hampir sama dengan pembicaraan kita dengan Abah Bupati waktu audiensi,” ungkap Cholil Hasyim.

Cholil Hasyim mulai curiga ada yang tidak beres ketika ada permintaan uang Rp 35 juta. Dewan pendidikan juga diminta bersabar.

Kata pengaku Bupati Jombang nantinya akan ada anggaran Rp 200 juta untuk Dewan Pendidikan setelah anggaran pusat turun.

Cholil Hasyim memutuskan mengakhiri sambungan telepon karena yang dibicarakan sudah tidak masuk akal. Ia meyakini bukan Bupati Jombang.

“Karena sudah tidak masuk akal dan ada indikasi penipuan, langsung saya matikan (sambungan) teleponnya,” ujar Cholil Hasyim.

Cholil Hasyim sudah mengonfirmasi ke rumah dinas Bupati Jombang dan dipastikan tidak ada nama staf seperti orang yang pertama menghubunginya.

Penulis: Syailendra

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bupati jombangBupati Warsubidewan pendidikanjombangpengaku Bupati Jombangpenipuan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

warga ngaringan terdampak limbah ayam

DPRD Blitar di Depan Masalah Limbah Peternakan Ayam Terlihat Lemah

Pengisian tangki BBM di SPBU. Foto: Pertamina

Ketegangan Selat Hormuz Meningkat, Dunia Hadapi Risiko Krisis Energi

Limbah kotoran ayam di peternakan Blitar yang menimbulkan bau menyengat

Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah di Blitar Kembali Meresahkan

  • Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak dan Kepala Dinas PUPR Endang Kartika Sari.

    Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In