• Login
  • Register
Bacaini.id
Friday, August 29, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jalan Terjal Sang Patriot: Ketika Perubahan Menghadapi Tembok Kekuasaan

ditulis oleh Redaksi
29/08/2025
Durasi baca: 2 menit
519 5
0
Jalan Terjal Sang Patriot: Ketika Perubahan Menghadapi Tembok Kekuasaan

Ilustrasi clean governance

Bacaini.ID, JAKARTA – Ketika seorang pemimpin baru naik ke tampuk kekuasaan dengan janji perubahan ekstrem, secercah harapan membuncah di tengah masyarakat. Visi tentang negara yang bersih, adil, dan sejahtera seolah berada di depan mata.

Namun, jalan untuk mewujudkan visi tersebut sering kali jauh lebih terjal dan berbahaya dari yang dibayangkan. Bukan hanya melawan kebijakan lama, tetapi juga sebuah ekosistem mapan yang diuntungkan oleh sistem yang korup.

Perlawanan pertama dan paling kuat datang dari oligarki yang berkuasa. Kelompok ini, yang telah lama menikmati privilese ekonomi dan politik, melihat setiap langkah reformasi sebagai ancaman langsung terhadap eksistensi mereka. Mereka akan menggunakan segala pengaruh, mulai media, kekuatan finansial, dan jaringan politik untuk menggagalkan kebijakan yang merugikan kepentingannya.

Di level birokrasi, perlawanan muncul dari pejabat korup yang anggarannya dipangkas. Tantangan menjadi lebih tajam ketika menyangkut pejabat dan penegak hukum yang menolak diganti atau dirotasi.

Posisi-posisi strategis ini sering kali menjadi “lahan basah” tempat mereka membangun jaringan korupsi. Ketika terancam dipindahkan, mereka tidak segan melakukan provokasi dan sabotase, membocorkan informasi rahasia yang sudah dipelintir untuk merusak citra pemerintah, atau sengaja menciptakan masalah di lapangan agar pemimpin baru terlihat tidak kompeten.

Dari dunia bayangan, muncul perlawanan dari pengusaha hitam yang bisnisnya bergantung pada kerusakan lingkungan dan pengerukan sumber daya alam ilegal. Bersama bandar narkotika, mereka adalah kekuatan finansial besar yang mampu “membeli” oknum penegak hukum korup.

Di mata mereka, pemimpin yang bersih adalah malapetaka. Jaringan gelap ini akan melawan dengan cara apa pun, termasuk kekerasan dan intimidasi, karena reformasi hukum mengancam seluruh model bisnis ilegal mereka.

Tantangan juga datang dari dalam institusi negara itu sendiri. Beberapa institusi bisa menjadi terlalu kuat (powerfull), bertindak seolah-olah mereka adalah negara di dalam negara, menolak pengawasan dan perubahan. Di sisi lain, oknum aparat yang represif dan kasar merasa terancam ketika reformasi menuntut profesionalisme dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Pada akhirnya, pemimpin baru tersebut tidak sedang melawan individu, melainkan sebuah sistem yang saling terkait dan menguatkan. Setiap entitas yang terancam, dari oligarki, pejabat yang menolak mutasi, hingga aparat korup, membentuk koalisi tak terucap untuk mempertahankan status quo.

Tanpa dukungan publik yang solid dan keberanian luar biasa, niat paling mulia untuk perubahan pun dapat dengan mudah dipatahkan oleh tembok kekuasaan lama yang kokoh.

Penulis : Danny Wibisono*
*)Kepala Litbang Bacaini.ID

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kekuasaankorupsi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ratusan Driver Ojol Geruduk Polres Jombang

Ratusan Driver Ojol Geruduk Polres Jombang

Unjuk Rasa di Grahadi Surabaya Berujung Ricuh

Unjuk Rasa di Grahadi Surabaya Berujung Ricuh

Investor asing mendatangi lokasi kilang minyak Blitar selatan

Pembangunan Kilang Minyak di Blitar Selatan dan Kendalanya

  • Bupati Blitar merayakan puncak hari jadi yang dibayangi isu gratifikasi

    Isu Gratifikasi Membayangi Puncak Hari Jadi Blitar

    2864 shares
    Share 1146 Tweet 716
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    15522 shares
    Share 6209 Tweet 3881
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    16612 shares
    Share 6645 Tweet 4153
  • PAK APBD Blitar Gagal Terus, DPRD: Ada Apa dengan Bupati?

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Ultimatum Untuk Bupati Blitar dan Wabup Beky dari GPI

    749 shares
    Share 300 Tweet 187

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist