• Login
Bacaini.id
Sunday, August 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Saat Sukarni Desak Bung Karno Mundur dari Presiden, Hatta Membela

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
31 July 2025 20:49
Durasi baca: 2 menit
Saat Sukarni Desak Bung Karno Mundur dari Presiden, Hatta Membela

Sukarni pernah mendesak Soekarno mundur dari Presiden Indonesia (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Umur republik masih belia saat Sukarni atau Soekarni atau Bung Karni mendesak Soekarno meletakkan jabatan Presiden Indonesia.

Sukarni menilai Bung Karno tidak pantas melanjutkan jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia. Penilaian itu diucapkan di depan Wakil Presiden Moh Hatta.

Kepemimpinan nasional kata Sukarni tidak layak dipegang pemimpin yang kurang revolusioner. Pemimpin yang lembek.

Sukarni menilai pidato Presiden Soekarno dalam menjawab ultimatum Inggris jauh dari revolusioner.

Inggris mengancam membumihanguskan Surabaya jika rakyat Indonesia tidak menyerah. Inggris marah atas tewasnya Jenderal (Sekutu) AWS Mallaby pada akhir Oktober 1945.

Soekarno berseru kepada arek-arek Surabaya untuk tidak terpancing dengan ultimatum Sekutu. Rakyat dimintanya tetap tenang.

Menurut Sukarni gaya kepemimpinan dalam situasi revolusi harus revolusioner. Dan yang pantas menggantikan Bung Karno adalah Tan Malaka.

“Tan Malaka lah, katanya (Sukarni) yang sesuai tuntutan revolusi dalam memimpin perjuangan,” demikian dikutip dari buku Mohammad Hatta Biografi Politik.

Sikap keras Sukarni kepada Presiden Soekarno tidak lepas dari peristiwa Testamen Politik Tan Malaka atau surat wasiat politik.

Testamen tentang pewaris kepemimpinan nasional yang ditandatangani oleh Soekarno-Hatta pada 1 Oktober 1945.

Suara keras Sukarni dihadapi Bung Hatta dengan sikap tenang. Mengedepankan kepala dingin dalam segala situasi sudah jadi ciri khas Hatta.

Sukarni, aktivis asal Garum Blitar Jawa Timur itu diingatkan.

Kata Hatta, mengganti kepala negara tidak sama dengan mengganti ketua perkumpulan. Ada mekanisme yang harus dilalui.

Juga harus ada pembahasan di dalam Badan Pekerja KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat).

“Hatta menganjurkan Sukarni untuk membicarakan hal ini dalam Badan Pekerja (KNIP), karena Sukarni kebetulan anggota Badan ini,” dikutip dari buku Mohammad Hatta Biografi Politik.

Sukarni menolak anjuran Bung Hatta. Ia memilih melakukan manuver politik dengan menggalang kekuatan sosial politik.

Kemudian melebur ke dalam wadah organ Persatuan Perjuangan: 141 organisasi politik, termasuk laskar dan partai politik yang dipelopori Tan Malaka pada tahun 1946 di Purwokerto Jawa Tengah.

Upaya politik Bung Karni menggantikan kepemimpinan Soekarno dengan Tan Malaka gagal. Meski demikian tidak berhenti digelorakan.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bung Hattabung karnoPresiden SoekarnosoekarniSukarnitan malakatestamen tan malaka
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Aneka menu Japanese street food dalam program 60 Seconds to Tokyo di Quest Vibe Dewi Sri Bali

Tak Perlu ke Jepang, Kini Bisa Nikmati Japanese Street Food Khas Tokyo di Bali

Deddy Sitorus. Foto: IG@deddyyevrisitorus

Deddy Sitorus Sentil Kepala Daerah dan Kemendagri soal “Main Hakim Sendiri” di Bali, Tito Karnavian: Kepala Daerahnya dari Partai PDIP Juga

Warga Blitar dan Malang membuka paksa portal Jalan Bendungan Lahor setelah penutupan akses oleh PJT I pada 1 Agustus 2026

Portal Jalan Bendungan Lahor Dibuka Paksa Warga Blitar, Penutupan Gagal

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In