Bacaini.ID, KOREA SELATAN – Korea Selatan (Korsel) dilanda banjir sejak Rabu (16/7) dan mengakibatkan sedikitnya 4 warga tewas dan lebih dari 1.000 warga harus dievakuasi.
Banjir dipicu oleh hujan deras. Dikutip dari Reuters, di Osan sekitar 44 kilometer dari Seoul, seorang pengemudi tewas setelah dinding penahan setinggi 10 meter roboh dan menimpa mobil yang melintas.
Sementara di Seosan, Chungcheong Selatan, seorang warga ditemukan tak bernyawa di dalam mobil yang terendam banjir.
Hingga Kamis sore (17/7) waktu setempat, curah hujan di sebagian wilayah Chungcheong Selatan tercatat lebih dari 400 milimeter, angka yang memecahkan rekor.
Badan Meteorologi Korea memperkirakan hujan masih akan terus mengguyur hingga malam.
Dinas Kehutanan Korea juga meningkatkan peringatan tanah longsor ke level tertinggi untuk beberapa daerah, termasuk Chungcheong.
Di Gwangju, sekitar 267 kilometer dari Seoul, hujan deras dalam waktu 2 jam membuat 87 ruas jalan dan 38 bangunan terendam.
Sementara itu, Kementerian Pendidikan melaporkan sekitar 403 sekolah diliburkan, dan 166 sekolah mengalami kerusakan akibat banjir.
Foto dan video di media sosial menunjukkan kendaraan dan rumah-rumah terendam dengan perabotan yang mengapung di air.
Beberapa korban luka juga dilaporkan, termasuk dua orang yang menderita hipotermia dan dua lainnya yang mengalami cedera kaki.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif