Bacaini.ID, KEDIRI – Tempat wisata Goa Selomangleng di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri menjalani pembersihan oleh petugas Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 11. Konservasi ini untuk mempertahankan kondisi goa yang asli.
Pembersihan ini dilakukan dengan cara menyikat satu per satu dinding dan arca di dalam dan luar goa. Kotoran yang paling banyak menempel adalah jelaga sisa dari pembakaran dupa saat ritual, serta coretan tangan jahil.
Pamong Budaya Ahli Pertama BPKW XI, Ira Fatmawati mengatakan, saat proses pembersihan, coretan baru terlihat ketika jelaga telah hilang. Sehingga terpaksa dilakukan pembersihan dua kali. “Sasaran pembersihan kedua adalah luar goa yang ditumbuhi lumut dan alga lichen atau lumut kerak,” katanya, Jumat, 13 Juni 2025.
Ira menambahkan tantangan yang dihadapi dalam konservasi itu adalah banyaknya coretan beragam warna. Termasuk sisa jelaga yang cukup susah dibersihkan. Ini karena kegiatan masyarakat yang menggunakan dupa intens dan diletakkan dekat dengan objek. Sehingga minyak yang dihasilkan oleh dupa menempel pada objek cagar budaya.
Ira mengimbau kepada masyarakat yang sering melaksanakan ritual di sana untuk tidak terlalu dekat meletakkan dupa dengan objek cagar budaya. “Juga jangan mengambil maupun mencongkel objek cagar budaya,” imbaunya.
Pelaksanaan konservasi ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Juni hingga 16 Juni mendatang.
Penulis: AK Jatmiko
Editor: Hari Tri W