• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kolaborasi Pemkab Kediri dan Putera Sampoerna Foundation Kurangi Angka Kemiskinan Lewat Jalur Pendidikan

ditulis oleh Redaksi
23 November 2024 16:51
Durasi baca: 7 menit
Proses pembelajaran di SMA Dharma Wanita 1 Pare. Foto : Bacaini.ID/Ist

Proses pembelajaran di SMA Dharma Wanita 1 Pare. Foto : Bacaini.ID/Ist

Bacaini.ID, KEDIRI – Pendidikan adalah fondasi utama dalam pembangunan masyarakat. Namun, bagi sebagian wilayah di Indonesia, akses terhadap pendidikan masih menjadi tantangan besar. Kabupaten Kediri, salah satu daerah di Jawa Timur, tidak lepas dari tantangan ini. Permasalahan seperti keterbatasan jumlah sekolah, kurangnya kualitas infrastruktur, kebijakan zonasi, hingga aksesibilitas finansial kerap menjadi penghalang bagi banyak siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri mengambil langkah konkret berkolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dalam menjalankan Lighthouse School Program (LSP) di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi siswa, terutama yang kurang mampu, serta mencegah putus sekolah.

“Pemkab Kediri dan PSF memiliki spirit yang sama, yaitu bagaimana mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Pada saat banyak warga yang mengeluhkan kurangnya sekolah di beberapa kecamatan serta kendala dalam pembiayaan sekolah, kami menginisiasi kerjasama dengan PSF untuk menjadikan SMA Dharma Wanita 1 Pare ini sebagai sekolah berkonsep boarding school  di bawah Yayasan Dharma Wanita.  Kerja sama ini adalah sinergi yang membangun untuk masa depan Kabupaten Kediri,” ujar Bupati Kediri tahun 2019-2024 Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito.

Mas Dhito menyadari bahwa perlu adanya langkah nyata untuk memperluas akses pendidikan, terutama di daerah-daerah yang minim fasilitas dan mayoritas masyarakatnya masih berada di bawah garis kemiskinan.

“Saya katakan masyarakat miskin itu terbagi menjadi tiga, yaitu miskin ekstrim, miskin, struktural dan miskin absolut. Yang paling kita utamakan adalah masyarakat yang miskin absolut.  Kemiskinan absolut itu adalah gabungan antara kemiskinan ekstrim dan kemiskinan struktural. Nah, ini masyarakat yang miskin ekstrim ini rata rata mereka tidak punya harapan untuk bersekolah,” ujarnya.

SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School hadir sebagai solusi. Sekolah ini dirancang untuk mengakomodasi siswa-siswa dari berbagai wilayah dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis mutu.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kediri memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih mimpi mereka, tanpa terbatas oleh kendala finansial,” tambahnya.

Sistem boarding school dipilih karena memiliki keunggulan dalam pembentukan karakter siswa. Selain belajar secara akademik, siswa juga dibimbing dalam pengembangan soft skills, disiplin, dan kemandirian.

Model pendidikan boarding school yang diterapkan di SMA Dharma Wanita 1 Pare ini menawarkan pendekatan berbeda dibanding sekolah reguler. Dengan tinggal di asrama, siswa mendapatkan lingkungan belajar yang lebih terkontrol dan mendukung.

“Konsep asrama ini mempersatukan siswa-siswa yang awalnya tidak memiliki cita-cita untuk bersekolah. Dengan pola hidup yang teratur, mereka belajar disiplin dan membangun mimpi baru.”

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 1 of 3
123Next
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

Pete makanan kampung dijual sebagai luxury ingredient di supermarket Eropa

Pete Makanan Kampung Jadi Luxury Ingredient di Eropa, Harganya Tembus Rp600 Ribu per Kg

Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In